G20 Empower Dorong Pelaku UMKM Perempuan Tumbuh Lebih Kuat Pasca Pandemi
Senin, 23 Mei 2022 - 21:00 WIB
loading...
G20 Empower mendorong pelaku UMKM perempuan tumbuh lebih kuat pascapandemi. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dikelola perempuan tumbuh lebih kuat pasca pandemi. Mengingat 76% UMKM perempuan terpukul pandemi terimbas pembatasan aktivitas.
"Pemulihan dan mengurangi dampak bisnis akibat pandemi terus dilakukan termasuk pemulihan usaha yang dilakukan perempuan," ujar Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki di serangkaian acara G20 Empower, di Yogyakarta, belum lama ini.
Teten menjelaskan bahwa UMKM berkontribusi 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Adapun sebanyak 64 juta UMKM sebesar 64% dijalankan oleh perempuan.
Terdapat tiga rekomendasi kebijakan berwawasan ke depan yang dapat memperkuat komitmen pemberdayaan membangun kembali produktivitas perempuan khususnya para UMKM perempuan. Rekomendasi tersebut antara lain, pentingnya meningkatkan kerja sama antara pemerintah, swasta, dan investor untuk mendukung wirausaha perempuan.
"Mendorong kebijakan di bidang keuangan dan infrastruktur untuk memberikan akses pendanaan dan legalitas dan meningkatkan program literasi digital keuangan bagi pengusaha perempuan untuk meningkatkan kesiapan investasi," kata dia.
"Pemulihan dan mengurangi dampak bisnis akibat pandemi terus dilakukan termasuk pemulihan usaha yang dilakukan perempuan," ujar Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki di serangkaian acara G20 Empower, di Yogyakarta, belum lama ini.
Teten menjelaskan bahwa UMKM berkontribusi 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Adapun sebanyak 64 juta UMKM sebesar 64% dijalankan oleh perempuan.
Terdapat tiga rekomendasi kebijakan berwawasan ke depan yang dapat memperkuat komitmen pemberdayaan membangun kembali produktivitas perempuan khususnya para UMKM perempuan. Rekomendasi tersebut antara lain, pentingnya meningkatkan kerja sama antara pemerintah, swasta, dan investor untuk mendukung wirausaha perempuan.
"Mendorong kebijakan di bidang keuangan dan infrastruktur untuk memberikan akses pendanaan dan legalitas dan meningkatkan program literasi digital keuangan bagi pengusaha perempuan untuk meningkatkan kesiapan investasi," kata dia.
Lihat Juga :