alexametrics

China tekankan perdagangan penting dengan ASEAN

loading...
China tekankan perdagangan penting dengan ASEAN
Ilustrasi/Foto: Istimewa
A+ A-
Sindonews.com - Perdana Menteri China, Li Keqiang mengemukakan, perdagangan dengan Asia Tenggara bisa lebih dari dua kali lipat menjadi USD1 triliun pada 2020. Untuk itu, dia pun menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama perdagangan di tengah konflik wilayah Laut China Selatan.

Li menyerukan kesepakatan perdagangan bebas antara kedua belah pihak. Perdagangan dengan 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tercatat telah tumbuh enam kali lipat selama dekade terakhir, menjadi USD400 miliar pada 2012.

Namun, hubungan dengan ASEAN meregang akibat klaim Beijing terhadap hampir seluruh wilayah Laut China Selatan, yang diyakini memiliki cadangan minyak dan gas alam besar.



"Pihak China menyatakan, bahwa sengketa Laut China Selatan tidak akan menjadi masalah antara China dan ASEAN. Mereka tidak harus dan tidak akan mempengaruhi kerja sama China-ASEAN secara keseluruhan," ujar Li, seperti dilansir dari AFP, Rabu (4/9/2013)

"Pemerintah baru China akan lebih tegas dan efektif membangun komunitas umum untuk berbagi perdamaian dan kemakmuran," jelasnya, sambil menambahkan bahwa China dan ASEAN memiliki kekuatan untuk menciptakan sebuah dekade yang brilian di masa depan.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak