Hadiri WEFAM, Airlangga Beberkan Strategi Atasi Dilema Transisi Energi
Rabu, 25 Mei 2022 - 18:23 WIB
loading...
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tiga kiri) saat menghadiri pertemuan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss, Selasa (24/5/2022).. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Indonesia berkomitmen mengurangi penggunaan bahan bakar fosil secara bertahap demi keamanan iklim di masa depan.
Komitmen tersebut terwujud dalam berbagai langkah konkret dan inovatif di antaranya platform SDG Indonesia One yang telah mencapai USD3,2 miliar dalam waktu kurang dari empat tahun, penerbitan sukuk Hijau, dan rencana mekanisme penerapan carbon pricing untuk mobilisasi peralihan energi di sektor swasta.
Selain itu, ada juga program Energy Transition Mechanism (ETM) dengan Asian Development Bank, dan secara kolektif mengurangi emisi gas CO2 sebesar 200 juta ton per tahun secara bersama dengan Filipina dan Vietnam.
Langkah-langkah tersebut dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menjadi panelis pada sesi workshop bertema “Financing a Just Transition in Emerging Markets” dalam rangkaian pertemuan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss, Selasa (24/5/2022).
Baca juga: Menko Airlangga Pastikan RI Tidak Akan Kurangi Minyak Sawit untuk Biodiesel
Komitmen tersebut terwujud dalam berbagai langkah konkret dan inovatif di antaranya platform SDG Indonesia One yang telah mencapai USD3,2 miliar dalam waktu kurang dari empat tahun, penerbitan sukuk Hijau, dan rencana mekanisme penerapan carbon pricing untuk mobilisasi peralihan energi di sektor swasta.
Selain itu, ada juga program Energy Transition Mechanism (ETM) dengan Asian Development Bank, dan secara kolektif mengurangi emisi gas CO2 sebesar 200 juta ton per tahun secara bersama dengan Filipina dan Vietnam.
Langkah-langkah tersebut dijelaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika menjadi panelis pada sesi workshop bertema “Financing a Just Transition in Emerging Markets” dalam rangkaian pertemuan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss, Selasa (24/5/2022).
Baca juga: Menko Airlangga Pastikan RI Tidak Akan Kurangi Minyak Sawit untuk Biodiesel
Lihat Juga :