Diburu Elon Musk Cs, Harta Karun Nomor 1 Dunia Ini Terkubur di Indonesia

Rabu, 25 Mei 2022 - 23:30 WIB
loading...
Diburu Elon Musk Cs, Harta Karun Nomor 1 Dunia Ini Terkubur di Indonesia
Banyak yang belum tahu bahwa Indonesia memiliki harta karun yang jadi rebutan dunia. FOTO/ANTARA Photo
A A A
JAKARTA - Banyak yang belum tahu bahwa Indonesia memiliki harta karun yang jadi rebutan dunia. Harta karun yang dimaksud adalah nikel yang jumlahnya terbanyak, nomor 1 di dunia.

Mengutip Booklet Tambang Nikel 2020 Kementerian ESDM, Selasa (24/5/2022), cadangan nikel Indonesia mencapai 72 juta ton atau sekitar 52% dari total cadangan nikel dunia yang mencapai 139,4 juta ton.

Jika dibandingkan dengan negara lainnya, cadangan nikel Indonesia jauh lebih banyak. Misalnya saja dengan Australia, yang jumlah cadangan nikelanya hanya 15% dari total nikel dunia. Kemudian Brasil, yang hanya menyimpan 8% dan Rusia 5% dari total cadangan dunia. Sedangkan 20% sisanya tersebar di negara-negara lain, antara lain Filiphina, China, Kanada, dan negara lainnya.

Baca Juga: Deretan Artis Punya Harta Karun di Bawah Tanah, Ada Nikita Mirzani

Harta karun nikel Indonesia sendiri ketersediaannya begitu melimpah di wilayah Halmahera Timur (Maluku Utara), Morowali (Sulawesi Tengah), Pulau Obi (Maluku Utara), dan Pulau Gag di Raja Ampat.

Sumber daya alam ini dilihat sebagai peluang membangun industri baterai listrik jenis NCA (nickel manganese kobalt oxide) dan NMC (nickel manganese cobalt oxide) atau smelter forenikel. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita pun menyebut bahwa Indonesia akan menjadi pemain penting dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik dunia.



Mengingat baterai listrik sendiri merupakan komponen yang sangat penting dari sebuah mobil listrik, yang berfungsi sebagai sumber energi untuk menjalankan mesin. "Kita punya nikel dan kobalt yang merupakan material penting untuk baterai litium. Potensi-potensi ini yang perlu kita optimalkan ke depannya," kata Menteri Agus Gumiwang dalam keterangan resminya.

"Kami optimistis Indonesia bisa menjadi produsen kendaraan dengan emisi karbon rendah dan ramah lingkungan yang berdaya saing global," tambahnya.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang mengatakan bahwa pemerintah saat ini sudah semakin serius mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik dari hulu sampai hilir. Salah satu caranya adalah melalui peningkatan investasi untuk memperkuat struktur manufaktur di dalam negeri.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1094 seconds (10.177#12.26)