Ketakutan Pecahnya Perang Dagang Inggris dan Uni Eropa Mencuat

Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:36 WIB
loading...
Ketakutan Pecahnya Perang...
Perang dagang Inggris-Uni Eropa akan sangat mengejutkan dan sesuatu yang tidak perlu, hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Irlandia Micheál Martin. Foto/Dok
A A A
LONDON - Perang dagang Inggris-Uni Eropa akan sangat mengejutkan dan sesuatu yang tidak perlu, hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri (PM) Irlandia Micheál Martin. Dia meminta pemerintah Inggris untuk bernegosiasi atas perubahan pengaturan perdagangan pasca-Brexit untuk Irlandia Utara.

Taoiseach mengatakan, kepada BBC bahwa "Irlandia dan Uni Eropa tidak menginginkan perang dagang dengan Inggris".

Baca Juga: Uni Eropa Gugat RI Soal Nikel, Wamendag: Kita Berhak Atur Perdagangan Komoditas Strategis

Pemerintah pekan lalu mengumumkan rencana untuk mengesampingkan bagian-bagian penting dari kesepakatan Brexit dalam beberapa minggu. Pemerintah Boris Johnson menyetujui kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa pada 2019 setelah Inggris memilih untuk meninggalkan blok itu.

Dalam hal ini Inggris secara sepihak meninggalkan elemen yang disepakati dari kesepakatan hingga menciptakan hambatan pada perdagangan barang antara Inggris dan Irlandia Utara. Sedangkan Uni Eropa memiliki kekuatan untuk menangguhkan bagian dari seluruh kesepakatan perdagangan pasca-Brexit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved