alexametrics

Kimia Farma bidik penjualan ritel Rp2,26 T

loading...
Kimia Farma bidik penjualan ritel Rp2,26 T
Ilustrasi/Ist
A+ A-
Sindonews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF), emiten BUMN bidang farmasi menargetkan penjualan ritel sampai akhir 2013 sebesar Rp2,26 triliun. Sampai dengan bulan Juli 2013, realisasi kinerja ritel Kimia Farma telah mencapai Rp1,30 triliun.

Corporate Secretary KAEF Djoko Rusdianto mengatakan, langkah atau strategi perseroan agar dapat mencapai angka target tersebut yakni dengan dua program yang akan dilakukan. Diantaranya intensifikasi dan ekstensifikasi.

Djoko menjelaskan, melalui program intensifikasi, perseroan akan melakukan revitalisasi outlet yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas outlet.



“Di antaranya dengan melakukan reformat, baik dari segi fisik bangunan, merchandise, lay out, maupun sistem dan kualitas layanan kami,” kata Djoko saat dihubungi di Jakarta, Minggu (15/9/2013).

Sedangkan program ekstensifikasi, yakni dengan membuka outlet baru, baik untuk apotek, klinik, laboratorium klinik, maupun optik di sejumlah lokasi di seluruh Indonesia. “Khusus untuk apotek, kami meluncurkan sistem franchise,” imbuh dia.

Terkait penambahan apotek, lanjutnya, perseroan menargetkan sampai akhir 2013 dapat membangun sekitar 150 outlet, sehingga di akhir tahun total jumlah apotek perseroan menembus angka 500 outlet.

Perseroan telah memiliki apotek sampai dengan tahun lalu sejumlah 412 unit apotek. Sedangkan sampai dengan Agustus 2013, jumlah apotek perseroan telah mencapai 452 outlet. Untuk 1 apotek, perseroan menyiapkan dana sekitar Rp700 juta.

“Kami melakukan pengembangan di seluruh Indonesia, disesuaikan dengan potensi dan perkembangan pasar,” ungkap dia.

Namun saat ini, kata dia, fokus utama perseroan masih berada di wilayah Jabodetabek. Dari total target pembukaan sekitar 150 apotek, 25 persen dilaksanakan di Jabodetabek kemudian diikuti di wilayah Bandung, Batam, Semarang dan kota-kota lain di Indonesia.
(gpr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak