Target Jaring 3,6 Juta Wisman, Menparekraf Sandiaga Uno Pimpin Misi Penjualan ke Singapura

Rabu, 01 Juni 2022 - 07:51 WIB
loading...
Target Jaring 3,6 Juta...
Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno memimpin misi penjualan ke Singapura untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang ditargetkan mencapai 3,6 juta orang tahun ini. Foto/Dok
A A A
SINGAPURA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno memimpin misi penjualan ke Singapura untuk menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia yang ditargetkan mencapai 3,6 juta orang tahun ini.

Menparekraf Sandiaga dalam acara pembukaan Sales Mission Selasa (31/5/2022) di Goodwood Park Hotel Singapura, mengatakan akan terus mendorong berbagai pembenahan obyek pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya asal Singapura.

"Baru saja kita memulai sales mission di Singapura yang merupakan misi penjualan pertama yang kita lakukan setelah pandemi berkaitan dengan salah satu potensi pasar terbesar untuk pariwisata Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca Juga: Targetkan Kunjungan Wisman Singapura 3,6 Juta Orang, Sandiaga Uno: Dorong Ekonomi Baru & Ciptakan Lapangan Kerja

Usai melaksanakan pertemuan dengan pelaku usaha travel operators, maskapai, dan media, Sandiaga Uno menyebutkan respon dari mayoritas (95 persen) pelaku usaha sektor pariwisata di Singapura sangat antusias atas acara itu.

Bahkan, kata Sandiaga Uno, mereka sudah memiliki target untuk menyelenggarakan kegiatan wisata dan membantu sektor parekraf Indonesia mulai pertengahan tahun ini (Juni 2022).

"Sekolah sudah mulai libur jadi harapannya kedatangan kita ini akan memacu kedatangan wisatawan dari Singapura dan membuka peluang ekonomi kita untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengaku terkejut melihat antusiasme para pelaku usaha jasa travel operator dan maskapai Singapura yang merupakan tantangan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif baru di Indonesia.

"Mereka sangat menghargai keseriusan Indonesia dalam penanganan pandemi, Prof Wiku juga ada di sini. Ada beberapa pengelola destinasi wisata untuk mendukung sektor pariwisata khususnya Indonesia," kata Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga mengaku sudah menugaskan Direktorat Pemasaran Pariwisata Kemenparekraf RI untuk memfasilitasi penyelesaian isu dan kendala dalam upaya peningkatan kunjungan wisatawan dari Singapura, sehingga isu-isu seperti kelembagaan, kebutuhan asuransi yang dirasa memberatkan, visa, jumlah layanan kapal feri yang harus ditingkatkan antar kedua belah negara bisa diwujudkan secepatnya.

Menparekraf menargetkan, dalam beberapa minggu ke depan masalah visa, asuransi pihaknya telah minta KBRI yang akan memulai menginisiasi prosesnya dan akan difasilitasi lintas Kementerian/Lembaga.

Pada 2019 sebelum pandemi Sandiaga Uno mengungkapkan Singapura merupakan negara penyumbang kedatangan wisatawan mancanegara terbesar ketiga yang masuk ke Indonesia.

"Batam dan Bintan adalah gerbang kedua para wisatawan asal Singapura masuk setelah Bali. Jadi targetnya dalam 6-12 bulan ke depan kita akan kembalikan dengan konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," ucap Sandiaga Uno.

Pihaknya juga melakukan proses relaunching atau peluncuran kembali pariwisata Indonesia bagi masyarakat dan pelaku usaha sektor pariwisata di Singapura.

"Kebetulan pengalaman saya di marketing jadi saya melihat tadi dalam situasi seperti ini kita bisa menyiapkan program-program besar untuk menangkap minat tinggi pariwisata yang ada di Singapura," kata dia.

"Target tahun ini wisawatan mancanegara yang datang ke Indonesia sebanyak 1,8-3,6 juta orang. Tentunya secara bertahap ditingkatkan dengan berkelanjutan, mengutamakan pariwisata yang berkualitas," kata Sandiaga Uno.

Apabila dulu lama perjalanan wisawatan Singapura sangat singkat, Kemenparekraf mengupayakan pembenahan di sejumlah wisata di Batam, Bintan, dan destinasi lainnya sehingga tidak hanya membuat mereka tinggal lebih lama tapi juga berbelanja kebutuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Saya pernah tinggal 6 tahun di Singapura. Ini seperti nostalgia, saya punya optimisme bahwa kita akan bisa bangkit bersama. Saya ingin ke depannya kita bisa saling bekerja sama mewujudkan pemulihan," ucap Sandiaga Uno.

Baca Juga: Gairahkan Pariwisata, Luhut Incar Wisatawan Tajir

Sandiaga Uno mengaku memahami karakter para pelancong wisatawan asal Singapura yang hendak berkunjung ke Indonesia.

"Saya paham sekali mereka sangat memerlukan sesuatu yang kekinian. Salah satunya program anak-anak libur sekolah, menanam mangrove bakau di Batam dan Bintan yang saat ini sedang berupa mengurangi emisi karbon," kata Sandiaga Uno.

Turut hadir mendampingi Menparekraf, Sekretaris Menteri sekaligus Plt. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani dan Deputi Bidang Kebijakan Strategis Nia Niscaya, serta sejumlah pejabat eselon 2.

Hadir pula Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito yang akan menginformasikan kondisi pandemi di Indonesia yang sudah semakin bisa tertangani dengan baik.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
Mengulik Biang Kerok...
Mengulik Biang Kerok Terkaparnya Rupiah Lawan Dolar Singapura ke Rp14.000, Sesuai Ramalan?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Rekomendasi
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved