Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam
Minggu, 26 April 2020 - 01:15 WIB
loading...
A
A
A
Rumput laut spinosum yang diekspor hari ini adalah produksi petambak di Kabupaten Serang dan Kepulauan Seribu. Spinosum sendiri merupakan jenis rumput laut yang jarang di Indonesia.
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengaku akan berupaya meningkatkan produksi rumput laut spinosum dengan memberi kemudahan kepada masyarakat agar mau terjun ke sektor tersebut. Saat ini masyarakat pesisir memang lebih banyak memproduksi rumput laut jenis cotoni. "Kita akan dorong masyarakat menanam spinosum, kalau perlu kami bantu permodalannya,” ujar Pandji.
Kabupaten Serang sendiri punya potensi lahan 10 ribu hektare untuk pengembangan budidaya rumput laut. Sejauh ini baru 4.000 hektare di antaranya yang berproduksi. Penanggung jawab CV Delton (eksportir rumput laut spinosum) Jaja, mengaku Vietnam sangat terbuka dengan rumput laut Indonesia karena kualitasnya lebih baik dibanding dengan produk negara lain.
Selain sebagai eksportir, pihaknya turut mendampingi langsung para pembudidaya di Serang maupun Kepualauan Seribu.N“Di Serang saja ada 400 KK yang kami dampingi. Di Pulau Seribu lebih banyak lagi, ribuan,” aku Jaja.
Sementara itu, berdasarkan catatan SKIPM Merak, terdapat lima kali ekspor produk perikanan sejak 16 Maret termasuk rumput laut spinosum. Komoditas lainnya meliputi frozen shrimp dan bubuk karagenan (carrageenan powder) dengan total volume 4,8 juta ton senilai lebih dari Rp452 miliar.
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengaku akan berupaya meningkatkan produksi rumput laut spinosum dengan memberi kemudahan kepada masyarakat agar mau terjun ke sektor tersebut. Saat ini masyarakat pesisir memang lebih banyak memproduksi rumput laut jenis cotoni. "Kita akan dorong masyarakat menanam spinosum, kalau perlu kami bantu permodalannya,” ujar Pandji.
Kabupaten Serang sendiri punya potensi lahan 10 ribu hektare untuk pengembangan budidaya rumput laut. Sejauh ini baru 4.000 hektare di antaranya yang berproduksi. Penanggung jawab CV Delton (eksportir rumput laut spinosum) Jaja, mengaku Vietnam sangat terbuka dengan rumput laut Indonesia karena kualitasnya lebih baik dibanding dengan produk negara lain.
Selain sebagai eksportir, pihaknya turut mendampingi langsung para pembudidaya di Serang maupun Kepualauan Seribu.N“Di Serang saja ada 400 KK yang kami dampingi. Di Pulau Seribu lebih banyak lagi, ribuan,” aku Jaja.
Sementara itu, berdasarkan catatan SKIPM Merak, terdapat lima kali ekspor produk perikanan sejak 16 Maret termasuk rumput laut spinosum. Komoditas lainnya meliputi frozen shrimp dan bubuk karagenan (carrageenan powder) dengan total volume 4,8 juta ton senilai lebih dari Rp452 miliar.
(akr)
Lihat Juga :