BSI Jadi Bank BUMN, Erick Thohir Pastikan Tak Monopoli Perbankan Syariah
Rabu, 08 Juni 2022 - 16:57 WIB
loading...
Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan menjadi perusahaan milik negara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) akan menjadi perusahaan milik negara. Langkah ini setelah pemerintah melakukan penyertaan modal negara berupa saham seri A Dwiwarna.
Erick memastikan, setelah adanya penyertaan modal negara tersebut, BSI akan menjadi satu-satunya bank syariah pelat merah. Meski begitu, Erick yakin BSI tidak akan memonopoli perbankan syariah di dalam negeri.
Baca juga: Tarif Listrik Naik, Erick Thohir: Bukan Eranya Lagi Menyubsidi Orang Kaya
Sinyal BSI menjadi BUMN pun tergambar jelas dalam pernyataan mantan bos Inter Milan itu. Saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Selasa (8/6/2022), Erick menyebut setoran dividen BUMN ke negara mencapai Rp40 triliun atau melampaui target yakni Rp 36,4 triliun. Kontribusi ini diberikan oleh 42 perseroan, termasuk BSI.
"Dengan kerja keras 108 company jadi 41, tapi 42 lagi karena BSI, jadi telurnya naik satu lagi. Mudah-mudahan turun lagi jadi 41," kata Erick, dikutip Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Bank Dunia Pangkas Perkiraan Pertumbuhan Global Jadi 2,9%: Resesi Sulit Terhindarkan
Erick Thohir memang tengah mendorong BSI mengakuisisi unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (BTN). Hal ini masih dibahas antara manajemen, pemegang saham, dan pemerintah.
Erick memastikan, setelah adanya penyertaan modal negara tersebut, BSI akan menjadi satu-satunya bank syariah pelat merah. Meski begitu, Erick yakin BSI tidak akan memonopoli perbankan syariah di dalam negeri.
Baca juga: Tarif Listrik Naik, Erick Thohir: Bukan Eranya Lagi Menyubsidi Orang Kaya
Sinyal BSI menjadi BUMN pun tergambar jelas dalam pernyataan mantan bos Inter Milan itu. Saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Selasa (8/6/2022), Erick menyebut setoran dividen BUMN ke negara mencapai Rp40 triliun atau melampaui target yakni Rp 36,4 triliun. Kontribusi ini diberikan oleh 42 perseroan, termasuk BSI.
"Dengan kerja keras 108 company jadi 41, tapi 42 lagi karena BSI, jadi telurnya naik satu lagi. Mudah-mudahan turun lagi jadi 41," kata Erick, dikutip Rabu (8/6/2022).
Baca juga: Bank Dunia Pangkas Perkiraan Pertumbuhan Global Jadi 2,9%: Resesi Sulit Terhindarkan
Erick Thohir memang tengah mendorong BSI mengakuisisi unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (BTN). Hal ini masih dibahas antara manajemen, pemegang saham, dan pemerintah.
Lihat Juga :