Sempat Dingin, Harga Batu Bara Kembali Membara: Tembus USD400 per Ton

Kamis, 09 Juni 2022 - 17:21 WIB
loading...
Sempat Dingin, Harga...
Harga batu bara kembali membara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga batu bara mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis sore (9/6/2022). Sebelumnya, harga batu bara sempat ambles 6% selama sepekan terakhir. Harga batu bara di pasar ICE New Castle untuk kontrak Juni 2022 tercatat naik 1,16% menjadi USD400 per ton.

Baca juga: Zelensky: Ukraina Tangguhkan Ekspor Batu Bara dan Gas Menjelang Musim Dingin

Untuk kontrak bulan Juli 2022, harganya justru melemah 1,07% menjadi USD365,05 per ton. Sementara untuk kontrak bulan Agustus 2022, harga komoditas emas hitam ini merosot 0,84%.

Pergerakan harga batu bara yang fluktuatif disebabkan oleh beberapa faktor. Utamanya, krisis listrik di India yang membuat permintaan komoditas ini naik.

India mengalami suhu ekstrem beberapa waktu ke belakang yang membuat penggunaan pending ruangan meningkat sehingga konsumsi listrik juga ikut meningkat.

Di sisi lain, negara ini sebenarnya meningkatkan produksi emas hitam mencapai 71,3 juta ton pada Mei 2022. Angka ini naik 33,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Lawan Yamaha E01, Kawasaki Luncurkan Motor Listrik Elektrode

Selain itu, BUMN pertambangan India, Coal India, telah memproduksi 54,72 juta ton batu bara pada Mei lalu, naik 20% secara tahunan. Hal ini diharapkan bisa membantu krisis listrik di sana.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved