Ford Salip Tesla Soal Investasi ke RI, Luhut: RI Tempat Terbaik Bikin Green Produk
Jum'at, 10 Juni 2022 - 10:30 WIB
loading...
Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, salah satu produsen mobil asal Amerika, Ford akan berkunjung ke Indonesia pada 20 Juni 2022 mendatang. Apakah bakal menjadi investasi baru untuk ekosistem mobil listrik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, salah satu produsen mobil asal Amerika, Ford akan berkunjung ke Indonesia pada 20 Juni 2022 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Menko Luhut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, Kamis (9/6/2022).
“Ford itu akan datang tanggal 20 Juni, jadi kebetulan dicover oleh saya. Mereka semuanya mau end to end, karena mereka tahu sekarang yang paling bisa itu Indonesia,” papar Menko Luhut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR dikutip Jumat (10/6/2022).
Baca Juga: LG Bangun Pabrik Baterai Rp142 Triliun di Batang, Jokowi: Hulu ke Hilir Semua Dikerjakan
Luhut menambahkan, kawasan industri di Kalimantan Utara saat ini merupakan industri dalam bentuk end-to-end clean energy dan menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata produsen otomotif listrik.
"Kalau mau bikin pabrik yang clean energy, yang end to end dapat green produk , the best place to go is Indonesia, nggak ada yang lain," sambung Luhut.
“Ford itu akan datang tanggal 20 Juni, jadi kebetulan dicover oleh saya. Mereka semuanya mau end to end, karena mereka tahu sekarang yang paling bisa itu Indonesia,” papar Menko Luhut dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR dikutip Jumat (10/6/2022).
Baca Juga: LG Bangun Pabrik Baterai Rp142 Triliun di Batang, Jokowi: Hulu ke Hilir Semua Dikerjakan
Luhut menambahkan, kawasan industri di Kalimantan Utara saat ini merupakan industri dalam bentuk end-to-end clean energy dan menjadi nilai tersendiri bagi Indonesia di mata produsen otomotif listrik.
"Kalau mau bikin pabrik yang clean energy, yang end to end dapat green produk , the best place to go is Indonesia, nggak ada yang lain," sambung Luhut.
Lihat Juga :