Harga Minyak Melemah Karena Pasokan Minyak Mentah AS Naik 1,7 Juta Barel
Rabu, 24 Juni 2020 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Hanya saja pasar masih tetap khawatir tentang peningkatan jumlah kasus virus corona di Amerika Serikat dan negara-negara lain di dunia, alias gelombang kedua dari pandemi Covid-19 asal China.
Ancaman gelombang kedua Covid-19 juga membuat China, negara importir minyak mentah utama di dunia, mengalami perlambatan permintaan. Bahkan diperkirakan permintaan impor minyak mentah oleh China akan melambat hingga kuartal III tahun ini, akibat kekhawatiran tentang gelombang kedua Covid-19.
"Kami memperkirakan harga Brent akan diperdagangkan antara USD35 hingga USD45 per barel pada minggu depan karena kekhawatiran gelombang kedua pandemi Covid-19. Ini akan membatasi kenaikan harga, sementara pengurangan pasokan dari OPEC dan sekutunya akan memberikan dukungan," kata Chen.
Ancaman gelombang kedua Covid-19 juga membuat China, negara importir minyak mentah utama di dunia, mengalami perlambatan permintaan. Bahkan diperkirakan permintaan impor minyak mentah oleh China akan melambat hingga kuartal III tahun ini, akibat kekhawatiran tentang gelombang kedua Covid-19.
"Kami memperkirakan harga Brent akan diperdagangkan antara USD35 hingga USD45 per barel pada minggu depan karena kekhawatiran gelombang kedua pandemi Covid-19. Ini akan membatasi kenaikan harga, sementara pengurangan pasokan dari OPEC dan sekutunya akan memberikan dukungan," kata Chen.
(bon)
Lihat Juga :