GoFood Kuasai Pasar OFD dengan GMV Mencapai Rp30,65 Triliun
Rabu, 15 Juni 2022 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
“Setengah dari konsumen menyebut GoFood bagai layanan OFD yang paling diingat atau top of mind. Mayoritas konsumen (72%) memilki lebih dari satu aplikasi OFD di telepon genggamnya. GoFood merupakan aplikasi yang paling banyak dimiliki oleh konsumen Indonesia (76%), diikuti ShopeeFood (72%), dan GrabFood (64%),” ujar Stella dalam kesempatan serupa.
GoFood dinilai lebih unggul dari beberapa aspek. GoFood dinilai responden memberikan kenyamanan paling tinggi karena antarmuka yang ramah dan memberikan pengalaman kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggannya menemukan makanan dan minuman yang diinginkan. Ini didorong karena GoFood juga dinilai sebagai aplikasi yang memiliki variasi menu yang paling beragam dibandingkan kompetitor.
“Responden menganggap GoFood menawarkan kehigienisan terbaik dengan menjamin keamanan makanan dan minuman, menunjukkan keterangan suhu tubuh dan vaksin driver pengemudi, dan menawarkan pilihan pengiriman tanpa kontak fisik. Responden menganggap GoFood memberikan keamanan bertransaksi terbaik dalam memesan makanan,” sambung Stella.
Secara umum, situasi pandemi yag membatasi mobilitas masyarakat pada dua tahun belakangan turut mendongkrak nilai transaksi ekonomi digital di Indonesia. Dari USD47 miliar menjadi USD70 miliar pada 2021. Ini pula yang turut mendongkrak GMV di segmen OFD.
Pesatnya pertumbuhan tersebut diprediksi masih akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksinya pada 2025 GMV layanan transportasi dan OFD di Indonesia bakal mencapai USD16,8 miliar dengan CAGR lebih dari 25%.
“Layanan online food delivery (OFD) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Mayoritas konsumen menggunakan OFD untuk mendukung produktivitas, menjelajahi tren kuliner terbaru dan bersosialisasi. Lebih dari setengah konsumen menggunakan OFD minimal sekali setiap minggu," pungkas Stella.
GoFood dinilai lebih unggul dari beberapa aspek. GoFood dinilai responden memberikan kenyamanan paling tinggi karena antarmuka yang ramah dan memberikan pengalaman kenyamanan dan kemudahan bagi pelanggannya menemukan makanan dan minuman yang diinginkan. Ini didorong karena GoFood juga dinilai sebagai aplikasi yang memiliki variasi menu yang paling beragam dibandingkan kompetitor.
“Responden menganggap GoFood menawarkan kehigienisan terbaik dengan menjamin keamanan makanan dan minuman, menunjukkan keterangan suhu tubuh dan vaksin driver pengemudi, dan menawarkan pilihan pengiriman tanpa kontak fisik. Responden menganggap GoFood memberikan keamanan bertransaksi terbaik dalam memesan makanan,” sambung Stella.
Secara umum, situasi pandemi yag membatasi mobilitas masyarakat pada dua tahun belakangan turut mendongkrak nilai transaksi ekonomi digital di Indonesia. Dari USD47 miliar menjadi USD70 miliar pada 2021. Ini pula yang turut mendongkrak GMV di segmen OFD.
Pesatnya pertumbuhan tersebut diprediksi masih akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Proyeksinya pada 2025 GMV layanan transportasi dan OFD di Indonesia bakal mencapai USD16,8 miliar dengan CAGR lebih dari 25%.
“Layanan online food delivery (OFD) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian masyarakat. Mayoritas konsumen menggunakan OFD untuk mendukung produktivitas, menjelajahi tren kuliner terbaru dan bersosialisasi. Lebih dari setengah konsumen menggunakan OFD minimal sekali setiap minggu," pungkas Stella.
Lihat Juga :