Mentan SYL Sebut Jalan Tikus Jadi Tantangan Pencegahan Wabah PMK

Jum'at, 17 Juni 2022 - 17:12 WIB
loading...
Mentan SYL Sebut Jalan...
Jalan tikus menyulitkan pengawasan lalu lintas hewan ternak. Foto/Ilustrasi/Kemenhub
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan upaya menekan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK ) dilakukan dengan cara pengetatan lalu lintas hewan ternak. Dengan demikian penyebaran PMK bisa diantisipasi.

Baca juga: Hadirnya Vaksin Menjadi Tanda Keseriusan Pemerintah Tangani PMK

Menurutnya pengetatan bukan hanya dilakukan pada lalu lintas yang melalui jalur laut, namun juga di jalur darat. Mentan mengakui pengetatan yang dilakukan bukan tanpa tantangan, terlebih jika hewan dilalulintaskan melalui jalur darat.

"Untuk yang di darat kita berharap tentu saja karena banyaknya jalan-jalan tikus ini menjadi tantangan tersendiri," ujar Mentan usai menerima kedatangan vaksin PMK, Jumat (17/6/2022).

Mentan SYL menyampaikan pengendalian PMK tidak cukup hanya melibatkan jajaran di tubuh kementeriannya, namun perlu dukungan semua kalangan, termasuk para peternak itu sendiri.



"Keterlibatan semua pihak termasuk pedagang, peternak, pemerintah di semua jenjang, polisi, TNI, menjadi bagian yang kita harapkan bisa bersama Kementan mengendalikan PMK," kata Mentan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik dan Bogantara...
KAI Logistik dan Bogantara Jajaki Usaha Pengiriman Hewan Ternak
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Hampir 100.000 Hektare...
Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana RehabilitasiĀ Disiapkan Rp148,53 M
Mentan Amran Geram,...
Mentan Amran Geram, 133,5 Ton Bawang Bombay Berpenyakit Diselundupkan ke RI
Perbedaan Hewan Dam...
Perbedaan Hewan Dam Haji dan Kurban, Simak Penjelasannya di Sini!
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved