Adu Kuat Pengurangan Pasokan Gas Rusia Versus Embargo Minyak Eropa, Siapa Bertahan?

Sabtu, 18 Juni 2022 - 21:15 WIB
loading...
A A A
Hal ini masih dipandang industri sebagai salah satu pilihan jika ada kekurangan yang berkepanjangan. Sedangkan untuk jangka panjang, UE akan menggunakan lebih banyak energi terbarukan tetapi tidak ada cukup waktu untuk menambah kapasitas yang signifikan menjelang musim dingin.

Seorang analis di Eurasia Group, Henning Gloystein menyarankan, UE untuk bersiap menghadapi bahwa Rusia bakal sepenuhnya mengakhiri semua pasokan gas. UE bisa meningkatkan impor dari sumber lain.

"Dalam kasus terburuk, itu akan membutuhkan beberapa bentuk penjatahan gas untuk menjaga pasokan bagi industri dan layanan yang penting," katanya.

Baca Juga: Tercekik Usai Rusia Pangkas Kiriman Gas, Negara Eropa Minta Jatah ke Azerbaijan

Beberapa telah menyarankan UE harus melakukan serangan. Zachmann di Bruegel mengatakan, Eropa dapat memaksa utilitas listriknya untuk secara efektif membatalkan kontrak jangka panjang yang mereka miliki dengan Gazprom.

Pembeli Eropa kemudian dapat menawarkan untuk membeli volume gas tetap dengan harga lama, menawarkan Rusia persyaratan yang lebih baik untuk volume yang lebih tinggi.

Jika Rusia kemudian memutuskan untuk menghentikan pasokan sepenuhnya, Eropa dapat merespons, "tetapi hanya duduk di sana seperti katak di dalam air dan membiarkan Rusia menaikkan suhu bukanlah rencana yang baik," kata Zachmann.

"Rusia telah mengatakan 'ini gas kami, ini permainan kami' tetapi kami (Eropa) perlu mengatakan 'ini uang kami, ini permainan kami'."

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved