Negara-negara Penghasil Sayuran Terbesar Dunia, Nomor 5 Kalahkan Indonesia
Minggu, 19 Juni 2022 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
Dengan luas lahan pertanian (bisa ditanami berbagai tanaman pertanian dan sayuran) yang mencapai 5,2 juta hektare (data FAO 2018), Negeri Tirai Bambu ini menjadi negara numero uno sebagai penghasil sayuran di dunia. Berdasarkan data Statista, produksi sayuran China di tahun 2020 sebanyak 594,05 juta ton. Nilai ekspor sayuran China di tahun 2021 menembus hampir USD9,3 miliar atau Rp134,8 triliun (kurs Rp14.500). Jenis-jenis sayuran yang dihasilkan China adalah bawang merah, tomat, kentang, buncis, bayam, terung, kubis, dan brokoli. Namun nilai ekspor produk pertanian China secara umum tak masuk dalam lima besar.
2. India
Berdasarkan data Statista tahun 2020 India menjadi negara terbesar kedua di dunia penghasil sayuran. Total produksi sayuran India mencapai 141,2 juta ton. Menariknya, luas lahan pertanian di India (termasuk lahan sayuran) hanya sebesar 179 juta hektare, atau berada di posisi ke-7, di bawah Amerika Serikat (405,5 juta hektare), Australia (471 juta hektare), Brasil (235,9 juta ha), Kazhakstan (216,9 juta ha), dan Rusia (216,2 juta ha).
Nilai ekspor sayuran India tahun 2021 mencapai USD1,14 miliar (Rp16,5 triliun) yang terdiri dari sayuran segar dan beku. Produk sayuran terbanyak India adalah cabai, buncis, terung, bawang merah, kubis, kentang, bayam, dan terung.
3. Amerika Serikat
Negeri Paman Sam ini jika melihat nilai ekspor produk pertaniannya berada di angka nomor satu dengan nilai mencapai USD118,3 miliar atau Rp1.715 triliun. Namun untuk kelompok sayuran, produksi sayuran Amerika berada di urutan ketiga sebanyak 33,12 juta ton. Pada tahun 2021 nilai ekspor sayuran segar AS sebesar USD2,68 miliar (Rp38,8 triliun). Sedangkan ekspor produk sayuran olahan Amerika mencapai USD2,79 miliar (Rp40,4 triliun).
Salada merupakan produk unggulan sayuran Amerika. Selain itu, ada bawang merah dan bayam.
Amerika tercatat sebagai negara yang memiliki luas lahan pertanian terbesar kedua setelah China. Luas lahan pertanian di Amerika mencapai 405 juta hektar.
4. Turki
2. India
Berdasarkan data Statista tahun 2020 India menjadi negara terbesar kedua di dunia penghasil sayuran. Total produksi sayuran India mencapai 141,2 juta ton. Menariknya, luas lahan pertanian di India (termasuk lahan sayuran) hanya sebesar 179 juta hektare, atau berada di posisi ke-7, di bawah Amerika Serikat (405,5 juta hektare), Australia (471 juta hektare), Brasil (235,9 juta ha), Kazhakstan (216,9 juta ha), dan Rusia (216,2 juta ha).
Nilai ekspor sayuran India tahun 2021 mencapai USD1,14 miliar (Rp16,5 triliun) yang terdiri dari sayuran segar dan beku. Produk sayuran terbanyak India adalah cabai, buncis, terung, bawang merah, kubis, kentang, bayam, dan terung.
3. Amerika Serikat
Negeri Paman Sam ini jika melihat nilai ekspor produk pertaniannya berada di angka nomor satu dengan nilai mencapai USD118,3 miliar atau Rp1.715 triliun. Namun untuk kelompok sayuran, produksi sayuran Amerika berada di urutan ketiga sebanyak 33,12 juta ton. Pada tahun 2021 nilai ekspor sayuran segar AS sebesar USD2,68 miliar (Rp38,8 triliun). Sedangkan ekspor produk sayuran olahan Amerika mencapai USD2,79 miliar (Rp40,4 triliun).
Salada merupakan produk unggulan sayuran Amerika. Selain itu, ada bawang merah dan bayam.
Amerika tercatat sebagai negara yang memiliki luas lahan pertanian terbesar kedua setelah China. Luas lahan pertanian di Amerika mencapai 405 juta hektar.
4. Turki
Lihat Juga :