Piutang Lessor Garuda Indonesia Capai Rp104 Triliun, Ini Daftarnya

Senin, 20 Juni 2022 - 18:54 WIB
loading...
Piutang Lessor Garuda...
Total piutang lessor atau perusahaan penyewa pesawat di PT Garuda Indonesia Tbk, mencapai Rp104 triliun lebih. Utang ini masuk dalam Daftar Piutang Tetap (DPT) yang telah diverifikasi Tim Pengurus PKPU. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Total piutang lessor atau perusahaan penyewa pesawat di PT Garuda Indonesia Tbk, mencapai Rp104 triliun lebih. Utang ini masuk dalam Daftar Piutang Tetap (DPT) yang telah diverifikasi Tim Pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Data Tim Pengurus PKPU Garuda Indonesia, jumlah tersebut terdiri dari 123 lessor global. Jumlah ini pun tidak termasuk piutang produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing, sebesar USD822 juta atau setara Rp10 triliun.

Baca Juga: Beban Utang Garuda Tembus Rp142 Triliun, Pengamat: Ada Peluang Sehatkan Keuangan

Boeing merupakan lessor yang tidak mendaftarkan diri dalam PKPU Garuda Indonesia di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Hingga menjelang pengumuman hasil PKPU yang dilaksanakan Senin sore (20/6/2022), belum diketahui alasan pasti Boeing tidak ikut berpartisipasi dalam penyelesaian utang emiten dengan kode saham GIAA ini.

Bahkan, belum diketahui apakah akan ada langkah hukum lain yang nantinya ditempu perusahaan pesawat global tersebut. Baca Juga: Capai Triliunan, Ini Daftar BUMN yang Punya Piutang di Garuda Indonesia

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mencatat dalam waktu 30 hari setelah hasil PKPU diumumkan dan tidak ada langkah hukum dari manajemen Boeing , maka piutang senilai Rp 10 triliun dianggap hangus.

"Kalau dia gak daftar, by law aturan kita begitu (angus)," ukap Irfan saat ditemui wartawan di PN Jakarta Pusat, dikutip Senin (20/6/2022).

Di luar perkara Boeing, MNC Portal merangkum daftar beberapa lessor global dan jumlah piutang yang telah terverifikasi oleh Tim Pengurus PKPU. Berikut daftarnya:

- Lessor asal California AS, ACG Acquisition 39891 LLC mengajukan jumlah tagihan senilai Rp 395 miliar,
- ACG Aircraft Leasing Ireland Limited sebesar Rp 1,1 triliun,
- Aercap Ireland Capital Designated Activity Company Rp1,4 triliun,
- Airbus S.A.S Rp7,9 triliun
- Avolon Aerospace AOE 137 Limited Rp 1,0 triliun
- Avolon Aerospace AOE 138 Limited Rp 1 triliun
- Avolon Aerospace AOE 86 Limited Rp 1,7 triliun
- Avolon Aerospace AOE 87 Limited Rp 1,4 triliun
- Centennial Aviation 2, S.A.R.L Rp1,2 triliun
- CFM International, Inc. Rp 2,4 triliun
- CMIG Aircraft Leasing Seven Ireland Limited Rp 1,2 triliun
- Jin Shan 9 Ireland Company Rp 6,4 triliun
- JSA International U.S Holding, LLC Rp 2,8 triliun
- Kornerstone Airlease No. 1 Limited 1,1 triliun
- Nordic Aviation Leasing Eleven Pte. Ltd Rp 2 triliun
- Nordic Aviation Leasing Seven Pte. Ltd Rp 3 triliun
- Nordic Aviation Leasing Sixteen Pte. Ltd Rp 1 triliun
- Oriental Leasing 31 Company Limited Rp 1,2 triliun, dan
- ORIX Aviation Systems Limited Rp 5,9 triliun
- Rolls Royce Plc, Rp 3,5 triliun
- Rolls Royce Total Care Services Limited Rp 9 triliun
- Sailes 4, LLC Rp 2,1 triliun
- Sailes 4-2, LLC Rp 1,9 triliun
- Salwa Aircraft Leasing Limited Rp 4,8 triliun
- Sky High XXXIII Leasing Company Limited Rp1,5 triliun
- Sky High LVI Leasing Company Limited Rp 2,9 triliun.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Halalbihalal, IKAPI...
Halalbihalal, IKAPI Komitmen Hadir sebagai Solusi Persoalan PKPU dan Kepailitan
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Resmi Naik, Begini Penjelasan Dirutnya
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Rekomendasi
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Berita Terkini
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved