Titan Infra Energy Bakal Perpanjang Jalur Khusus Batu Bara
Selasa, 21 Juni 2022 - 13:30 WIB
loading...
Ilustrasi batu bara. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu produsen batu bara terbesar di dunia. Cadangan batu bara nasional menduduki urutan ketiga di dunia, yakni mencapai 34,8 miliar ton.
Sebagai eksportir batu bara, Indonesia menempati posisi pertama. Tahun lalu, ekspor batu bara mencapai 435 juta ton, naik tipis dibanding 2020 yang sebesar 433,8 juta ton.
Apalagi saat harga batubara melambung sangat tinggi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Juni ini menetapkan harga batu bara acuan sebesar USD323,91 per ton, naik 17% dari harga acuan di bulan sebelumnya, sebesar USD275,64 per ton.
Namun bisnis batu bara ini tak semulus di bagian hilir. Sebabnya, di bagian hilir masih berkutat pada persoalan infrastruktur angkutan batu bara. PerlU mulai menggerakan kesadaran jalur hauling atau jalur khusus angkutan batu bara.
Baca Juga: Permintaan Naik, Harga Batu Bara Hari Ini Nanjak 3,57%
Sebagai eksportir batu bara, Indonesia menempati posisi pertama. Tahun lalu, ekspor batu bara mencapai 435 juta ton, naik tipis dibanding 2020 yang sebesar 433,8 juta ton.
Apalagi saat harga batubara melambung sangat tinggi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Juni ini menetapkan harga batu bara acuan sebesar USD323,91 per ton, naik 17% dari harga acuan di bulan sebelumnya, sebesar USD275,64 per ton.
Namun bisnis batu bara ini tak semulus di bagian hilir. Sebabnya, di bagian hilir masih berkutat pada persoalan infrastruktur angkutan batu bara. PerlU mulai menggerakan kesadaran jalur hauling atau jalur khusus angkutan batu bara.
Baca Juga: Permintaan Naik, Harga Batu Bara Hari Ini Nanjak 3,57%
Lihat Juga :