Pembangunan Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Dimulai, Jokowi: Juli, Jalan Tol Dimulai
Rabu, 22 Juni 2022 - 19:12 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir menunjukkan pembangunan dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai. Foto/Dok
A
A
A
PENAJAM - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengatakan, bahwa dengan adanya pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan pembangunan dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Bendungan Sepaku Semoi.“Adanya bendungan ini menunjukkan pembangunan basic di infrastruktur sudah mulai. Juli nanti, pembangunan jalan utama dari jalan tol Balikpapan juga dimulai,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: PUPR Bersiap Bangun Jalan Tol Ibu Kota Baru, UU Diketok Langsung Jalan
Jokowi juga mengatakan adanya persemaian Mentawir menunjukkan pembangunan di IKN juga turut memerhatikan lingkungan. Presiden juga menyampaikan bahwa air baku dari bendungan akan diolah untuk memasok kebutuhan air bagi 1,5 juta penduduk.
“Untuk air yang disalurkan adalah air siap minum,” kata Presiden.
Hal serupa juga disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono. Basuki menegaskan bahwa air yang disalurkan di IKN nantinya harus bisa diminum langsung.
“Kalau (air) enggak bisa diminum langsung, percuma (ibu kota) kita pindah,” ucap Basuki.
Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi ketika meninjau pembangunan Bendungan Sepaku Semoi.“Adanya bendungan ini menunjukkan pembangunan basic di infrastruktur sudah mulai. Juli nanti, pembangunan jalan utama dari jalan tol Balikpapan juga dimulai,” ucap Presiden Jokowi dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).
Baca Juga: PUPR Bersiap Bangun Jalan Tol Ibu Kota Baru, UU Diketok Langsung Jalan
Jokowi juga mengatakan adanya persemaian Mentawir menunjukkan pembangunan di IKN juga turut memerhatikan lingkungan. Presiden juga menyampaikan bahwa air baku dari bendungan akan diolah untuk memasok kebutuhan air bagi 1,5 juta penduduk.
“Untuk air yang disalurkan adalah air siap minum,” kata Presiden.
Hal serupa juga disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono. Basuki menegaskan bahwa air yang disalurkan di IKN nantinya harus bisa diminum langsung.
“Kalau (air) enggak bisa diminum langsung, percuma (ibu kota) kita pindah,” ucap Basuki.
Lihat Juga :