Diserang Hama, Kementan Sarankan Petani Sumba Timur Ikut Program AUTP

Rabu, 22 Juni 2022 - 19:59 WIB
loading...
Diserang Hama, Kementan...
Kementerian Pertanian (Kementan) menyarankan kepada petani untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) atau asuransi pertanian.
A A A
SUMBA - Sejumlah petani di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami gagal panen. Hal itu disebabkan hama belalang yang menyerang areal persawahan mereka. Agar tak mengalami kerugian akibat gagal panen, Kementerian Pertanian (Kementan) menyarankan kepada petani untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) atau asuransi pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, pertanian merupakan sektor yang rentan terhadap serangan hama OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) dan perubahan iklim. Oleh karena itu, program AUTP diluncurkan agar petani tak mengalami kerugian ketika terjadi gagal panen.

"AUTP merupakan treatment agar petani tetap dapat mengembangkan usaha pertaniannya meski mengalami gagal panen," kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, dengan mengikuti program AUTP, petani tetap dapat melangsungkan budidaya pertaniannya tanpa khawatir mengenai permodalan.

"AUTP akan memberikan pertanggungan kepada petani sebesar Rp6 juta per musim per hektare ketika mengalami gagal panen. Jadi, petani tetap dapat melakukan penanaman kembali dengan pertanggungan yang didapat dari program AUTP," tuturnya.

Dikatakan Ali, dalam situasi dan kondisi apapun, pertanian tetap harus dapat berjalan. Ali tak ingin serangan hama OPT dan perubahan iklim mengganggu tingkat kesejahteraan petani. Oleh karenanya, AUTP menjamin produktivitas pertanian tetap berlangsung meski mengalami gagal panen.

"Dengan mengikuti program AUTP, petani tetap dapat menjaga tingkat produktivitas pertanian mereka. Ketika gagal panen, petani tetap memiliki modal untuk memulai kembali usaha pertaniannya," ujarnya.

Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan Indah Megahwati menegaskan, dengan AUTP, produktivitas pertanian juga dapat tetap terjaga dengan baik. Oleh karenanya, Indah menyebut tujuan pembangunan pertanian nasional. "Tujuan pembangunan pertanian nasional kita adalah menyediakan pangan untuk seluruh rakyat," tutur Indah.

Dengan program AUTP, masalah utama petani yakni permodalan akan dapat teratasi. "Petani tak lagi risau soal permodalan untuk memulai kembali usaha pertaniannya," ujar Indah. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Hampir 100.000 Hektare...
Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana RehabilitasiĀ Disiapkan Rp148,53 M
Mentan Amran Geram,...
Mentan Amran Geram, 133,5 Ton Bawang Bombay Berpenyakit Diselundupkan ke RI
Mentan Cabut 2.300 Izin...
Mentan Cabut 2.300 Izin Distributor Pupuk Nakal, Pecat 192 Pegawai Kementan
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Dukung Swasembada Pangan,...
Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Kementan Bentuk 33 Balai...
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Rekomendasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved