Pendanaan Pengadaan Lahan PSN 2022 Capai Rp6,2 Triliun, Tertinggi untuk Jalan Tol
Jum'at, 24 Juni 2022 - 18:32 WIB
loading...
Pendanaan pengadaan lahan PSN 2022 mencapai Rp6,2 triliun, di mana yang tertinggi untuk proyek jalan tol. Ilustrasi Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mencatatkan nilai pendanaan pengadaan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Januari hingga 17 Juni 2022 sebesar Rp6,2 triliun. Sedangkan secara keseluruhan terhitung sejak 2016, pendanaan pengadaan lahan telah mencapai Rp95,9 triliun.
Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi mengatakan, pihaknya terus mendorong realisasi pendanaan pengadaan lahan dari APBN dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN).
“LMAN memastikan seluruh prosesnya dilaksanakan sesuai tata kelola. Sehingga bukan hanya cepat, melainkan tepat,” ujarnya dalam laporan kinerja LMAN pada media briefing yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) di Rumah Tutur Jakarta, Jumat (24/6/2022).
Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Dimulai, Jokowi: Juli, Jalan Tol Dimulai
Menurut dia, jalan tol masih menempati posisi teratas sebagai PSN dengan realisasi pendanaan pengadaan lahan tertinggi di semester I/2022 yaitu sejumlah Rp4,04 triliun.
Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi mengatakan, pihaknya terus mendorong realisasi pendanaan pengadaan lahan dari APBN dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN).
“LMAN memastikan seluruh prosesnya dilaksanakan sesuai tata kelola. Sehingga bukan hanya cepat, melainkan tepat,” ujarnya dalam laporan kinerja LMAN pada media briefing yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) di Rumah Tutur Jakarta, Jumat (24/6/2022).
Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Dimulai, Jokowi: Juli, Jalan Tol Dimulai
Menurut dia, jalan tol masih menempati posisi teratas sebagai PSN dengan realisasi pendanaan pengadaan lahan tertinggi di semester I/2022 yaitu sejumlah Rp4,04 triliun.
Lihat Juga :