Pemerintah Punya Utang Rp45,42 Triliun ke PLN, Ini Rinciannya

Kamis, 25 Juni 2020 - 12:48 WIB
loading...
Pemerintah Punya Utang...
Pemerintah memiliki utang ke PLN berupa kompensasi tarif listrik pada 2018 sebesar Rp23,17 triliun dan untuk tahun 2019 senilai Rp22,25 triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Komisi VI DPR hari ini menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) terkait pencairan utang pemerintah ke BUMN untuk tahun anggaran 2020.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyebutkan, posisi utang kompensasi subsidi listrik 2018 dan 2019 pemerintah kepada PLN mencapai Rp45,42 triliun.

"Utang ini termasuk dalam utang pemerintah ke PLN sebesar Rp48 triliun. Rinciannya, Rp45 triliun berasal dari kompensasi tarif listrik 2018 dan 2019, dan Rp3 triliun berupa tambahan subsidi kebijakan diskon tarif rumah tangga," papar Zulkifli dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (25/6/2020).

Ia membeberkan, utang pemerintah Rp45,42 triliun itu berasal dari kompensasi tarif listrik pada 2018 sebesar Rp23,17 triliun. Sedangkan untuk tahun 2019 senilai Rp22,25 triliun. "Kompensasi tahun 2018 sejatinya sudah terdapat alokasi pembayaran Rp7,17 triliun, namun sayangnya belum terbayar," terangnya.

(Baca Juga: Tak Kunjung Dibayar, Bos PLN Tagih Utang ke Pemerintah Rp45 Triliun)

Ia juga menjelaskan soal revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 sebesar Rp62,82 triliun. Hal itu mencakup subsidi rutin dan subsidi program stimulus rumah tangga kecil.

Zulkifli menambahkan, pandemi COVID-19 juga memberi dampak pada keuangan PLN. Akibatnya, PLN harus meninjau ulang kembali sejumlah proyek kelistrikan yang telah direncanakan.

"PLN harus meninjau kembali rencana investasi proyek ketenagalistrikan dengan menyesuaikan proyeksi pertumbuhan beban dan kondisi terkini. Kami yakin pencairan utang ini dapat membantu keuangan PLN," ungkapnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved