10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada Tahun 2022

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:45 WIB
loading...
10 Kota dengan Biaya...
Ini menandai keempat kalinya dalam lima tahun pusat keuangan Asia telah dilabeli sebagai kota termahal bagi pekerja luar negeri. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Hong Kong telah dinobatkan sebagai kota termahal , baik sebagai tempat tinggal maupun untuk bekerja di luar negeri pada tahun 2022. Daftar ini menurut laporan terbaru yang menyoroti dampak kenaikan biaya hidup dan memburuknya ekonomi makro di pasar ekspatriat.

Hong Kong naik satu tempat dalam indeks Cost of Living 2022 Mercer untuk mendapatkan kembali posisi terdepan setelah sempat tergeser ke tempat kedua pada tahun 2021 oleh Ashgabat, Turkmenistan. Ini menandai keempat kalinya dalam lima tahun pusat keuangan Asia telah dilabeli sebagai kota termahal bagi pekerja luar negeri.

Baca Juga: 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Nomor 3 Jadi Magnet Pekerja

Kebangkitan Hong Kong sebagian besar didorong oleh meningkatnya tekanan inflasi, yang membuat biaya hidup lebih tinggi di seluruh dunia. Sementara itu pembatasan Covid-19 yang sedang berlangsung dan peningkatan volatilitas politik telah membuat kompensasi menjadi lebih mahal bagi staf yang ditempatkan di sana, seperti disampaikan oleh mitra Mercer Vince Cordova.

"Sebagian darinya adalah pasar real estat," kata Cordova, mencatat bahwa akomodasi yang diinginkan sekarang menjadi lebih mahal, mendorong biaya paket ekspatriat makin tinggi.

"Faktor lainnya adalah biaya barang dan jasa dan juga ketidakpastian politik. Orang-orang yang akan berada di sana perlu mengeluarkan lebih banyak uang untuk hidup dengan baik," katanya.

Hong Kong sempat berada dalam 13 lokasi dalam Indeks Kelayakan Hidup Global Unit Intelijen Ekonom 2022 pekan lalu, di tengah apa yang disebut EIU sebagai hilangnya kebebasan politik dan budaya.

Hong Kong adalah outlier Asia dalam lima besar yang didominasi oleh kota-kota di Swiss dalam indeks Cost of Living Mercer 2022: Zurich, Swiss menyandang kota termahal kedua di dunia untuk pekerja luar negeri, diikuti oleh Jenewa (ke-3), Basel (ke-4) dan Bern (ke-5).

Cordova mengatakan, semua itu berkat kekuatan franc Swiss, yang sampai saat ini bertahan stabil terhadap kenaikan dolar Amerika Serikat (USD), mata uang acuan dalam laporan Mercer.

Cara Kerjanya

Indeks biaya hidup tahunan Mercer, sekarang memasuki tahun ke-28, dirancang untuk membantu perusahaan dan pemerintah menentukan paket pembayaran untuk karyawan ekspatriat dengan mengukur biaya akomodasi dan harga barang dan jasa di pasar lokal terhadap biaya hidup mereka.

Indeks tahun ini memberi peringkat 227 kota dan memperhitungkan harga lebih dari 200 item — dari kategori seperti makanan, transportasi, perumahan, dan perawatan pribadi — per Maret 2022.

Baca Juga: Negara dengan Visa on Arrival Termahal

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kata Cordova, laporan tahun 2022 juga mencatat meningkatnya prevalensi pekerjaan jarak jauh, dengan lebih banyak perusahaan menggunakannya sebagai alat ketika memutuskan kebijakan kerja fleksibel mereka.

"Salah satu konsekuensi dari pandemi adalah konsep kerja dari mana saja, dengan lebih banyak karyawan sekarang bertanya kepada pengusaha apakah mereka dapat mendukung itu," katanya.

"Perusahaan sekarang menginginkan beberapa informasi tentang apa dampak ekonomi dari relokasi itu, dan begitulah cara kami melihat mobilitas berkembang," tambahnya.

Berikut adalah 10 kota termahal untuk ekspatriat, menurut temuan Mercer.

1. Hong Kong, Hong Kong (SAR)
2. Zurich, Switzerland
3. Geneva, Switzerland
4. Basel, Switzerland
5. Bern, Switzerland
6. Tel Aviv, Israel
7. New York City, United States
8. Singapore, Singapore
9. Tokyo, Japan
10. Beijing, China

Ankara, Turki menempati peringkat (ke-227) sebagai kota termahal untuk bekerja di luar negeri, diikuti oleh Bishkek, Kirgistan (ke-226), Dushanbe, Tajikistan (ke-225), Islamabad, Pakistan (ke-224) dan Karachi, Pakistan (ke-223).

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketidakpastian Ekonomi...
Ketidakpastian Ekonomi Dorong Pentingnya Proteksi Keuangan
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Setlary Indonesia-IFT...
Setlary Indonesia-IFT Group Kerja Sama Tingkatkan Literasi dan Pengelolaan Keuangan
Dilantik jadi Wamenkeu,...
Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo
Resmi Dilantik Jadi...
Resmi Dilantik Jadi Wamenkeu, Airlangga Harap Juda Agung Perkuat Sinkronisasi Fiskal-Moneter
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Hong Kong Bongkar Sindikat...
Hong Kong Bongkar Sindikat Merchandise Piala Dunia Palsu Senilai Rp359 Miliar
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved