2021 Masih Penuh Tantangan, Investor Perlu Mengatur Ulang Strategi Investasi

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:10 WIB
loading...
2021 Masih Penuh Tantangan,...
Ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 menggoyang pasar saham dan menyebabkan penurunan dana kelolaan industri reksa dana, terutama dengan aset saham. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 menggoyang pasar saham dan menyebabkan penurunan dana kelolaan industri reksa dana, terutama dengan aset saham. Pertumbuhan negatif dana kelolaan reksa dana secara rerata di industri minus 12% sejak awal tahun ini.

(Baca Juga: IHSG Naik, Investor Tumbuh Makin Pesat )

Penurunan di berbagai pasar investasi turut berpengaruh terhadap produk proteksi sekaligus investasi, yakni asuransi Unit Link. Pasalnya berbagai produk investasi seperti saham, obligasi, hingga reksa dana menjadi underlying dari Unit Link.

Banyak nasabah yang bingung kenapa nilai unit link-nya bisa turun. Mereka pun bingung apakah harus melanjutkan produk ini atau surrender.

Presiden Direktur Schroders Investment Management, Michael Tjoajadi mengatakan, investor harus mengatur ulang strategi investasi sektor-sektor mana saja yang masih bisa tumbuh. "Tahun 2021 akan menjadi tantangan, keadaan seperti sekarang vaksin belum ada, semua itu merupakan tantangan. Demikian dengan berinvestasi, industri yang tadinya sebelum normal akan berubah," ujarnya.

Lembaga riset reksa dana, Infovesta mencatat nilai dana kelolaan (asset under management/AUM) dari reksa dana Indonesia turun sebanyak Rp 53,28 triliun secara month-to-month (mtm), dari akhir Februari 2020 ke akhir Maret 2020. Penurunan nilai AUM terbesar ini terjadi pada produk reksa dana indeks dengan penurunan sebesar 24,64% mtm.

Penurunan AUM terbesar kedua terjadi pada reksa dana pasar uang, di periode yang sama nilainya turun sebesar 20,70%. Penurunan terbesar ketiga terjadi pada AUM reksa dana saham yang menguap sebesar 17,70%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
Berita Terkini
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Infografis
Deretan Investor yang...
Deretan Investor yang Siap Investasi di IKN Nusantara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved