Sri Mulyani: Defisit APBN 2021 Capai Rp775 Triliun, Utang Rp871 Triliun
Kamis, 30 Juni 2022 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
"Pembiayaan tahun 2021 difokuskan untuk menutup defisit dan dimanfaatkan untuk investasi pemerintah pada BUMN dan BLU, terutama untuk percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur," ujar Sri Mulyani.
Baca Juga: Rusia Gagal Bayar Utang untuk Pertama Kalinya sejak 1998
Menurut dia postur APBN tersebut merupakan konsekwensi membaiknya defisit APBN. Dengan defisit yang jauh lebih rendah sebagai akibat meningkatnya pendapatan negara dan optimalisasi pembiayaan anggaran, masih terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran atau SILPA tahun 2021 sebesar Rp96,6 triliun.
"SILPA tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kewajiban pemerintah yang tertunda agar kesinambungan fiskal APBN ke depan akan semakin baik dan APBN menjadi kuat di dalam menyongsong tahun 2023," tandasnya.
Baca Juga: Rusia Gagal Bayar Utang untuk Pertama Kalinya sejak 1998
Menurut dia postur APBN tersebut merupakan konsekwensi membaiknya defisit APBN. Dengan defisit yang jauh lebih rendah sebagai akibat meningkatnya pendapatan negara dan optimalisasi pembiayaan anggaran, masih terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran atau SILPA tahun 2021 sebesar Rp96,6 triliun.
"SILPA tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kewajiban pemerintah yang tertunda agar kesinambungan fiskal APBN ke depan akan semakin baik dan APBN menjadi kuat di dalam menyongsong tahun 2023," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :