Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:44 WIB
loading...
Erick Thohir: Rasio Utang BUMN Turun Jadi 35 Persen
Erick Thohir mengaku akan terus mendorong rasio utang BUMN terus mengecil hingga tahun-tahun ke depan dan telah memetakan utang-utang BUMN. Pemetaan dimaksudkan agar utang BUMN benar-benar ditujukan untuk kepentingan bisnis. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan, komitmennya dalam melakukan transformasi BUMN . Erick Thohir menyampaikan, transformasi, baik dari sisi bisnis dan SDM (Sumber Daya Manusia), terbukti memberikan dampak yang signifikan terhadap kinerja BUMN.

"Perbaikan kinerja BUMN tentu memiliki dampak besar bagi masyarakat dan negara. Kalau BUMN-nya tidak sehat, bagaimana mau maksimal berkontribusi," ujar Erick Thohir di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/7).

Baca Juga: Himbara Disuntik Rp30 T, Erick Thohir: BUMN Penggerak Sepertiga Ekonomi Nasional

Erick mengatakan, BUMN secara konsolidasi berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp126 triliun pada 2021. Capaian ini melesat jauh dibandingkan 2020 yang hanya sebesar Rp 13 triliun. Tak hanya membukukan laba bersih, Erick juga terus mendorong penurunan rasio utang BUMN.

"Alhamdulillah berkat transformasi dengan mengedepankan proses bisnis yang baik, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), efisiensi, dan profesional, rasio utang BUMN pada 2021 itu 35 persen atau turun empat persen dari 2020 yang sebesar 39 persen," ucap dia.

Baca Juga: 10 BUMN dengan Pendapatan dan Laba Terbesar, Ini Daftarnya

Lebih lanjut Erick Thohir mengaku akan terus mendorong rasio utang BUMN terus mengecil hingga tahun-tahun ke depan. Erick mengatakan telah memetakan utang-utang BUMN. Pemetaan dimaksudkan agar utang BUMN benar-benar ditujukan untuk kepentingan bisnis.

"Sekarang kita rapikan yang mana utang-utang produktif, dan yang mana utang-utang yang koruptif. Yang koruptif tentu kita sikat," kata Erick Thohir.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3681 seconds (11.210#12.26)