Fraksi PDIP Minta Pemerintah Tindak Lanjuti 27 Temuan BPK

Selasa, 05 Juli 2022 - 17:20 WIB
loading...
Fraksi PDIP Minta Pemerintah...
Fraksi PDIP Komisi XI meminta pemerintah menindaklanjuti temuan BPK. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Komisi XI Abidin Fikri menyampaikan pandangannya atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2021 (APBN TA 2021) dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-27 siang tadi (5/7/2022). Abidin menyampaikan bahwa pemerintah telah menyampaikan realisasi APBN dalam LKPP 2021 dan telah dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ).

Baca juga: Raih Opini WTP ke-14, Menko Airlangga Minta Good Governance dan Continuous Improvement Ditingkatkan

Realisasi pendapatan negara dan hibah mencapai Rp2.011,74 triliun, atau 115% dari target yang ditetapkan dalam UU APBN 2021. Realisasi belanja negara senilai Rp2.786,41 triliun atau mencapai 101,32% dari anggaran belanja yang ditetapkan dalam UU APBN 2021.

"Realisasi defisit anggaran di 2021 menjadi lebih rendah dari target yang ditetapkan yaitu mencapai 77% atau senilai Rp775,06 triliun. Realisasi defisit anggaran tersebut mencapai 4,57% dari produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dari target defisit anggaran 2021 yaitu 5,7% dari PDB," ujar Abidin.

Atas realisasi tersebut, fraksi PDIP berpandangan bahwa pengelolaan fiskal optimal tersebut agar juga disertai dengan kualitas pelaksanaan program-program kementerian dan kelembagaan.



Abidin menambahkan, hasil pemeriksaan BPK yang mengungkapkan temuan-temuan kelemahan sistem pengendalian internal SPI dan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang tidak berdampak material terhadap kewajaran penyajian LKPP tahun 2021 tetap perlu ditindaklanjuti pemerintah demi pengelolaan APBN.

"Terdapat 27 temuan pemeriksaan BPK yang perlu jadi perhatian pemerintah untuk ditindaklanjuti. Fraksi PDIP berpendapat agar pemerintah segera menindaklanjuti temuan tersebut, memastikan penyelesaiannya, mengambil tindakan penegakan hukum yang tepat, dan memastikan agar tidak terjadi kembali pada APBN TA ke depan," tegas Abidin.

Dia menyebutkan, pelaksanaan tindak lanjut hasil pemeriksaan merupakan basis untuk meningkatkan performa pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara yang lebih efektif dan inklusif guna mewujudkan kesejahteraan bangsa.

"Pemerintah adalah pengelola APBN, perlu menunjukkan bahwa urusan-urusan rakyat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, dan urusan rakyat untuk mendapatkan pangan sesuai daya belinya, akses air bersih, akses listrik, dan kesempatan kerja dan lain sebagainya, semakin berkualitas dan memudahkan kehidupan rakyat," papar Abidin.

Baca juga: Teleskop Surya Raksasa Dibangun di Mongolia, Pantau Letusan Matahari yang Berbahaya

Dia menyatakan, fraksi PDIP menyetujui RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2021 dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved