Pelaku Sektor Properti Ungkap Batas Kemampuan Meredam Dampak Inflasi

Jum'at, 08 Juli 2022 - 13:24 WIB
loading...
Pelaku Sektor Properti...
Penjualan properti tergantung pada seberapa besar dampak inflasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia ( REI) Herry Sulistyono mengatakan, pihaknya tetap optimistis penjualan properti tetap berjalan dengan baik jika inflasi tetap seperti saat ini. Menurutnya, sektor properti sudah mulai menggeliat pertumbuhannya.

Baca juga: Pengembang dari Berbagai Negara Siap Ramaikan Pembangunan IKN Nusantara

"Mengenai inflasi itu tentunya secara langsung atau tidak, mungkin dapat berdampak. Tapi bagaimanapun kita optimistis, cukup besar untuk perkembangan laju kita ke depan," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Jumat (8/7/2022).

Herry mengatakan optimisme itu dikarenakan saat ini sektor perumahan mendapatkan dukungan dari pemerintah dengan berlanjutnya insentif pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah atau PPN DTP.

"Dengan adanya bantuan pemerintah terkait masalah pembebasan itu (insentif pajak), mulai sedikit mengangkat, terutama sektor perumahan di bawah Rp5 miliiar, dan itu cukup membantu bagi mereka yang ingin mendapatkan properti," katanya.

Namun, Herry mengatakan bahwa jika inflasi meningkat, maka tidak dapat dipungkiri akan berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan bahan bangunan. Ujungnya, akan berimbas pada harga jual properti.

Baca juga: Try Sutrisno dan Wiranto, Ajudan Soeharto yang Kariernya Meroket hingga Menjadi Panglima ABRI

"Selama inflasi tersebut masih seperti sekarang dan BI belum menaikkan suku bunga, kita masih bisa mengcover dan belum menaikkan harga dulu. Kecuali jika kenaikan inflasi dan harga bahan bangunan tidak bisa di-cover, maka tidak ada pilihan lain selain menaikkan harga," katanya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
Netanyahu Ungkap Ingin...
Netanyahu Ungkap Ingin Berdamai dengan Negara-negara Arab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved