Semakin Modern, Kini Petani Jual Tembakau Menggunakan Barcode
Jum'at, 08 Juli 2022 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Wabah Tembakau Versus Wabah Corona)
Bertempat di Desa Ngadirejo Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/7) Sampoerna dan para mitra petani tembakau menyelenggarakan kegiatan Tanam Raya Tembakau. Pada kegiatan tersebut hadir Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan, Kemenko Perekonomian Moch. Edy Yusuf.
Dalam kesempatan ini Edy Yusuf menyatakan dukungannya dan turut mengajak pihak swasta untuk melaksanakan praktik kemitraan, karena dinilai mampu mendorong lompatan kemajuan. Ia menekankan bahwa kesejahteraan petani bisa meningkat jika semua pihak mau berkolaborasi.
Sementara itu, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Kementerian Pertanian (Kementan) Ardi Praptono yang juga tururt hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi atas konsistensi Sampoerna dalam menjalankan program kemitraan. “Kementan mengapresiasi komitmen Sampoerna dalam mengupayakan program kemitraan bersama petani tembakau sejak tahun 2009,” ujarnya.
Menggunakan Barcode
Program kemitraan dengan petani tembakau yang dijalankan Sampoerna diwujudkan melalui pendampingan, bimbingan teknis, akses yang mudah terhadap permodalan serta prasarana produksi pertanian, hingga jaminan pembelian bagi petani sesuai dengan kesepakatan. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kemenko Perekonomian dan Kementan terhadap program kemitraan ini,” ujar Ervin Pakpahan.
Sinergi yang dibangun dari pola kemitraan ini menjadi jaminan bagi petani akan serapan hasil panen serta pembelian dengan harga yang stabil. Sehingga menghindarkan petani akan ketidakpastian akibat rantai penjualan yang berlapis.
Bertempat di Desa Ngadirejo Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/7) Sampoerna dan para mitra petani tembakau menyelenggarakan kegiatan Tanam Raya Tembakau. Pada kegiatan tersebut hadir Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan, Kemenko Perekonomian Moch. Edy Yusuf.
Dalam kesempatan ini Edy Yusuf menyatakan dukungannya dan turut mengajak pihak swasta untuk melaksanakan praktik kemitraan, karena dinilai mampu mendorong lompatan kemajuan. Ia menekankan bahwa kesejahteraan petani bisa meningkat jika semua pihak mau berkolaborasi.
Sementara itu, Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Kementerian Pertanian (Kementan) Ardi Praptono yang juga tururt hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi atas konsistensi Sampoerna dalam menjalankan program kemitraan. “Kementan mengapresiasi komitmen Sampoerna dalam mengupayakan program kemitraan bersama petani tembakau sejak tahun 2009,” ujarnya.
Menggunakan Barcode
Program kemitraan dengan petani tembakau yang dijalankan Sampoerna diwujudkan melalui pendampingan, bimbingan teknis, akses yang mudah terhadap permodalan serta prasarana produksi pertanian, hingga jaminan pembelian bagi petani sesuai dengan kesepakatan. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kemenko Perekonomian dan Kementan terhadap program kemitraan ini,” ujar Ervin Pakpahan.
Sinergi yang dibangun dari pola kemitraan ini menjadi jaminan bagi petani akan serapan hasil panen serta pembelian dengan harga yang stabil. Sehingga menghindarkan petani akan ketidakpastian akibat rantai penjualan yang berlapis.
Lihat Juga :