Purbaya: Petani Tembakau Gagal Panen Harus Dilindungi Negara, Bukan Himbara

Kamis, 02 Oktober 2025 - 20:32 WIB
loading...
Purbaya: Petani Tembakau...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Instagram/@purbayayudhi_official
A A A
SURABAYA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan persoalan kerugian petani tembakau akibat gagal panen harus ditangani langsung pemerintah, bukan perbankan, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menanggapi keluhan petani yang mengalami kerugian besar dengan investasi hingga Rp30 juta per hektare namun hanya menghasilkan Rp1 juta. Petani sebelumnya mengusulkan adanya relaksasi pinjaman dari Himbara untuk memulai kembali usaha tanam tembakau.

"Saya baru mendengar hal ini dan akan saya cek. Tapi pada dasarnya Himbara beroperasi di luar wewenang Kemenkeu. Kalau terkait gagal panen, itu harus ditangani pemerintah, bukan perbankan," kata Purbaya dalam Press Statement dalam kegiatannya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga: Profil Gus Ubaid, Tokoh Muda NU Stafsus Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Ia juga memberikan klarifikasi mengenai penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di Himbara, yang sebelumnya ia sidak di Bank Negara Indonesia (BNI). Purbaya menegaskan fungsi Kemenkeu dalam hal ini hanya sebagai deposan atau nasabah bank.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Pakar: Penempatan Dana...
Pakar: Penempatan Dana SAL Sesuai UU APBN 2026, Kebijakan Purbaya Dinilai Tepat
Rekomendasi
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved