Pertama di Indonesia, Jakarta Bakal Punya Pedestrian Tunnel 80 Meter Senilai Rp150 Miliar

Jum'at, 08 Juli 2022 - 21:30 WIB
loading...
Pertama di Indonesia,...
Direktur Utama PT Wisma Kartika Alvin Gozali mendampingi Gubernur Anies Baswedan meninjau informasi seputar pedestrian tunnel. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pengembang kawasan Thamrin Nine, PT Putragaya Wahana, melalui perusahaan afiliasinya PT Wisma Kartika, Bank UOB, serta Pemerintah Provinsi Jakarta melakukan groundbraking Pedestrian Tunnel, yang menghubungkan Thamrin Nine UOB, dengan - Stasiun MRT BNI Dukuh Atas, kemarin (7/7/2022). Interkoneksi atau terowongan bawah tanah sepanjang 80 meter ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Baca juga: Sejarah Baru, Anies Resmikan Pembangunan Jalur Pedestrian Bawah Tanah

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, Jakarta saat ini berada dalam tahap awal pengembangan kota menuju kota global. Salah satu indikasinya transportasi publik yang semakin terintegritas.

"Satu ciri dari sebuah kota global adanya transportasi umum yang telah dikembangkan dengan baik, dan warganya menggunakan transportasi publik itu, " ujar Gubernur DKI Jakarta saat seremonial ground breaking interconection Thamrin Nine - Stasiun MRT BNI.

Gubernur Anies menekankan, pembangunan trasportasi publik di Jakarta menuju kota global adalah mengintegrasikan semua moda angkutan umum yang ada di Jakarta. Sejak lama Jakarta telah memiliki transportasi publik namun belum terkoneksi dengan baik.

Inisiasi pembangunan interkoneksi bawah tanah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Pembangunan Bangunan dan Fasilitas Interkoneksi Thamrin Nine UOB–Stasiun Dukuh Atas BNI.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud dan Direktur Utama PT Wisma Kartika Alvin Gozali, dan disaksikan oleh Anies Baswedan dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

Alvin Gozali mengatakan, interkonesi bawah tanah ini akan dibangun oleh PT Putragaya Wahana serta perusahaan afiliasinya, PT Wisma Kartika, yang merupakan perusahaan pengembang kawasan Thamrin Nine yang membangun gedung UOB, Autograph Tower, dan Luminary Tower.

“Jadi kita sebagai main develover kawasan Thamrin Nine. Kita bangun MRT tunnel ini di tanahnya Pemprov DKI, tunnelnya dihibah ke DKI dan PT MRT,” ujarnya.

Interkoneksi sepanjang 80 meter ini dibiayai sepenuhnya oleh PT Wisma Kartika dan UOB sebesar Rp150 miliar. Sementara pengelolaan MRT tunnel ini nantinya akan dilakukan dengan joint operation antara PT PGW, Bank UOB, Wima Kartika, dan PT MRT.

Alvin mengungkapkan, pembangunan interkoneksi ini sepenuhnya merupakan social enviromental concession, yang sepenuhnya non-profit. Benefit yang akan didapat kawasan Thamrin Nine kemungkinan pada sisi marketing, serta lalu lintas orang dan harga sewa yang kemungkinan akan meningkat.

“Secara marketing lebih kuat karena banyak orang dan karyawan bisa masuk ke gedung kita, gedungnya jauh lebih produktif dan kememungkinan harga sewanya juga bisa naik. Jadi so far secara sewa dan marketing ini belum terbukti,” ujarnya.

Sebagai pengembang kawasan Thamrin Nine, lanjut Alvin, pihaknya berharap pembangunan interkoneksi bawah tanah ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran tunnel MRT ini bisa menjadikan lingkungan kawasan Thamrin Nine lebih lebih nyaman, tidak macet, dan semua moda transportasi saling terintegrasi.

Baca juga: Benarkah Mobil di Atas 1.500 CC Tak Boleh Beli Pertalite, Ini Jawaban Pertamina

“Gojek, taksi, airport train, LRT,MRT, semuanya bisa gotong royong. Karena kawasan Thamrin Nine nantinya kita harapkan bisa 40 sampai 50 ribu dan kemungkinan besar kita akan terhubung dengan Grand Indonesia itu juga, ada 30 sampai 40 ribu orang. Jadi dalam satu hari bisa 100 ribuan orang yang akan melewati kawasan Thamrin Nine ini,” ujarnya.

Alvin menambahkan, kehadiran MRT tunnel ini bisa menjadi contoh dan menginspirasi pengembang kawasan yang berorientasi TOD lainnya di Jakarta. “Kita jadi contoh buat TOD yang lain sama MRT staion yang lain,” pungkasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Nawakara Perkuat Keamanan...
Nawakara Perkuat Keamanan Korporasi lewat Sistem Terintegrasi Realtime
Skor ESG Meningkat,...
Skor ESG Meningkat, Pertamina Duduki Peringkat 1 Dunia di Sub Industri Integrated Oil and Gas
UMP Jogja 2026 Naik...
UMP Jogja 2026 Naik 6,78% Jadi Rp2,41 Juta, Ini Daftar Lengkap Upah Minimum di Tiap Provinsi
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara Soal Kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 Jadi Rp5,72 Juta
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Rekomendasi
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved