Kemendag Terima 3.692 Pengaduan Konsumen, Paling Banyak Lewat WhatsApp
Sabtu, 09 Juli 2022 - 08:00 WIB
loading...
Aplikasi WhatsApp menjadi saluran layanan pengaduan konsumen yang paling banyak digunakan. FOTO/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerima 3.692 pengaduan konsumen sepanjang semester I/2022. Sebanyak 86,1 persen atau 3.181 pengaduan berasal dari sektor niaga elektronik alias e-commerce.
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Veri Anggrijono mengaku, pihaknya telah menyelesaikan pengaduan tersebut.
"Penyelesaian pengaduan konsumen tetap menjadi prioritas Kementerian Perdagangan sebagai wujud tindakan nyata pemerintah dalam melindungi konsumen Indonesia, menciptakan konsumen berdaya serta pelaku usaha yang tertib," kata Veri dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (9/7/2022).
Baca Juga: 129 Toko Online Jual Minyakita Melebihi HET, Kemendag: Akan Dicabut
Veri mengungkapkan, dominasi sektor e-commerce didorong pembatasan sosial yang menjadikan banyak sektor bisnis beralih ke transaksi digital dengan menawarkan produk harga kompetitif dan meningkatnya minat belanja daring.
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Veri Anggrijono mengaku, pihaknya telah menyelesaikan pengaduan tersebut.
"Penyelesaian pengaduan konsumen tetap menjadi prioritas Kementerian Perdagangan sebagai wujud tindakan nyata pemerintah dalam melindungi konsumen Indonesia, menciptakan konsumen berdaya serta pelaku usaha yang tertib," kata Veri dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (9/7/2022).
Baca Juga: 129 Toko Online Jual Minyakita Melebihi HET, Kemendag: Akan Dicabut
Veri mengungkapkan, dominasi sektor e-commerce didorong pembatasan sosial yang menjadikan banyak sektor bisnis beralih ke transaksi digital dengan menawarkan produk harga kompetitif dan meningkatnya minat belanja daring.
Lihat Juga :