Kasus Covid Naik Terus, Pengusaha Mal dan Hotel Mulai Gelisah
Senin, 11 Juli 2022 - 11:52 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pengusaha pusat perbelanjaan atau mal dan hotel mulai gelisah terkait peningkatan penyebaran kasus Covid-19. Diketahui, hingga Minggu (10/7), tercatat muncul 2.576 kasus baru di Indonesia.
Direktur PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), Tjia Daniel Wirawan menyatakan pandemi masih menjadi kendala sekaligus tantangan perusahaan.
"Penurunan daya beli masyarakat yang disebabkan oleh kondisi makro ekonomi yang mengalami tekanan negatif sebagai dampak pandemi Covid-19 yang menyebar ke seluruh dunia, secara langsung mempengarhui hunian pusat perbelanjaan dan hotel," kata Daniel dalam paparan publik pekan lalu dikutip Senin (11/7/2022).
Baca Juga: Covid-19 di Tanah Air Bertambah 2.567 Kasus, Ini Sebarannya
Sebagai informasi, PAMG merupakan perusahaan terbuka yang memiliki aset properti Mall Pekanbaru, dan hotel bintang lima Grand Jatra Hotel. Daniel juga menyoroti sejumlah regulasi pemerintah terkait potensi pembatasan sosial baru yang dapat membebani konsumen.
"Mahalnya transportasi antarkota, sehingga ini mempengaruhi tingkat hunian hotel yang juga berpengaruh terhadap kunjungan pusat perbelanjaan," tuturnya.
Demi mengantisipasi tantangan tersebut, perseroan sedang mempersiapkan sejumlah strategi seperti mengeluarkan diskon sewa kepada pada tenant mal, mengadakan program diskon dan undian bagi pengunjung, dan menyelenggarakan event.
Direktur PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), Tjia Daniel Wirawan menyatakan pandemi masih menjadi kendala sekaligus tantangan perusahaan.
"Penurunan daya beli masyarakat yang disebabkan oleh kondisi makro ekonomi yang mengalami tekanan negatif sebagai dampak pandemi Covid-19 yang menyebar ke seluruh dunia, secara langsung mempengarhui hunian pusat perbelanjaan dan hotel," kata Daniel dalam paparan publik pekan lalu dikutip Senin (11/7/2022).
Baca Juga: Covid-19 di Tanah Air Bertambah 2.567 Kasus, Ini Sebarannya
Sebagai informasi, PAMG merupakan perusahaan terbuka yang memiliki aset properti Mall Pekanbaru, dan hotel bintang lima Grand Jatra Hotel. Daniel juga menyoroti sejumlah regulasi pemerintah terkait potensi pembatasan sosial baru yang dapat membebani konsumen.
"Mahalnya transportasi antarkota, sehingga ini mempengaruhi tingkat hunian hotel yang juga berpengaruh terhadap kunjungan pusat perbelanjaan," tuturnya.
Demi mengantisipasi tantangan tersebut, perseroan sedang mempersiapkan sejumlah strategi seperti mengeluarkan diskon sewa kepada pada tenant mal, mengadakan program diskon dan undian bagi pengunjung, dan menyelenggarakan event.
Lihat Juga :