Waran Terstruktur Dinilai Bisa Jadi Opsi Investasi Ritel
Selasa, 12 Juli 2022 - 13:30 WIB
loading...
BEI akan meluncurkan waran terstruktur emester II 2022. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Structured warrant atau waran terstruktur yang akan diluncurkan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada semester II tahun ini mendapat sambutan positif dari sejumlah kalangan investor ritel, khususnya investor yang ingin menambah opsi strategi dalam berinvestasi.
Founder Investorsaham.id. Thomas William Simardjo mengatakan waran terstruktur bisa menambah opsi strategi yang dapat digunakan investor di tengah dinamika pasar. Menurut dia waran terstruktur memiliki sejumlah kelebihan yang membuat investor bisa lebih fleksibel dalam menyikapi dinamika pasar. Sebagai contoh, ketika market sedang bearish, investor dapat mengamankan floating loss agar tidak membesar dengan teknik hedging.
"Ketika market bullish, saya bisa membeli call warrant, sehingga berpotensi mendapatkan keuntungan saat harga saham naik. Dan pada saat exercise akan otomatis mendapatkan keuntungan, karena harga sahamnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga tebus (exercise price) saya," kata Thomas, Selasa (12/7/2022).
Baca Juga: Wall Street Ditutup Melemah Jelang Rilis Data Ekonomi, Saham Twitter Rontok 11,4%
Dia mengatakan ada sejumlah kondisi tertentu membuat investor ritel tertarik menggunakan produk waran terstruktur, salah satunya ketika suatu saham sedang mendapatkan sentimen yang baik. Ketika mendapati suatu saham sedang mendapatkan sentimen sangat baik, dan diyakini harga saham tersebut diapresiasi, maka dia bisa melakukan buy call warrant.
Founder Investorsaham.id. Thomas William Simardjo mengatakan waran terstruktur bisa menambah opsi strategi yang dapat digunakan investor di tengah dinamika pasar. Menurut dia waran terstruktur memiliki sejumlah kelebihan yang membuat investor bisa lebih fleksibel dalam menyikapi dinamika pasar. Sebagai contoh, ketika market sedang bearish, investor dapat mengamankan floating loss agar tidak membesar dengan teknik hedging.
"Ketika market bullish, saya bisa membeli call warrant, sehingga berpotensi mendapatkan keuntungan saat harga saham naik. Dan pada saat exercise akan otomatis mendapatkan keuntungan, karena harga sahamnya yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga tebus (exercise price) saya," kata Thomas, Selasa (12/7/2022).
Baca Juga: Wall Street Ditutup Melemah Jelang Rilis Data Ekonomi, Saham Twitter Rontok 11,4%
Dia mengatakan ada sejumlah kondisi tertentu membuat investor ritel tertarik menggunakan produk waran terstruktur, salah satunya ketika suatu saham sedang mendapatkan sentimen yang baik. Ketika mendapati suatu saham sedang mendapatkan sentimen sangat baik, dan diyakini harga saham tersebut diapresiasi, maka dia bisa melakukan buy call warrant.
Lihat Juga :