Wall Street Kembali Tergelincir, Investor Kabur Jelang Rilis Data Inflasi

Rabu, 13 Juli 2022 - 07:19 WIB
loading...
Wall Street Kembali...
Ilustrasi. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Wall Street ditutup terkoreksi imbas investor kabur dari pasar khawatir terjadinya resesi menjelang data inflasi. Mengutip Reuters Selasa (12/7) waktu setempat, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 192,51 poin, atau 0,62%, menjadi 30.981,33, S&P 500 (.SPX) kehilangan 35,63 poin, atau 0,92%, menjadi 3.818,8 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 107,87 poin, atau 0,95%, menjadi 11.264,73.

Sementara ketiga indeks saham utama AS bergerak itu antara kenaikan dan penurunan moderat di awal sesi, mereka berbalik turun tajam di akhir hari karena laporan Harga Konsumen rilis pada Rabu setempat dari Departemen Tenaga Kerja semakin dekat, dengan pendapatan bank besar menjulang di akhir pekan. Menurut Brent Schutte, kepala investasi di Northwestern Mutual Wealth Management Company, di Milwaukee, Wisconsin, investor sedang menunggu untuk mendengar apa yang terjadi dengan CPI dan pendapatan.

"Selama beberapa bulan kami telah bolak-balik antara ketakutan inflasi dan ketakutan resesi, hampir setiap hari," katanya. "Kami benar-benar membingungkan investor yang telah memilih untuk melakukan pemogokan pembeli," tambah Schutte.

Baca Juga: Canelo Tantang Bivol Jagoan Rusia di Tengah Perang Rusia vs Ukraina

Sementara laporan CPI diperkirakan menunjukkan inflasi yang meningkat pada bulan Juni, apa yang disebut CPI "inti", yang menghilangkan harga makanan dan energi yang bergejolak, terlihat menawarkan konfirmasi lebih lanjut bahwa inflasi telah mencapai puncaknya, yang berpotensi dapat meyakinkan Federal Reserve untuk melonggarkan pengetatan kebijakannya di musim gugur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Rekomendasi
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Berita Terkini
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved