Dilema BBM Subsidi, Bakalan Jebol Bila Tak Dibatasi

Rabu, 13 Juli 2022 - 11:35 WIB
loading...
Dilema BBM Subsidi,...
Pengaturan konsumsi BBM bersubsidi melalui digitalisasi dinilai perlu agar kuota yang telah ditetapkan tak terlampaui. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom menilai pendataan kendaraan yang mengonsumsi produk bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi solar dan Pertalite melalui digitalisasi dinilai sebagai langkah antisipatif. Upaya pembatasan melalui filtrasi menggunakan aplikasi ini perlu untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi yang diprediksi bakal melebihi kuota.

"Mereka (Pertamina) baru membangun database monitoring yang diharapkan membentuk kesadaran masyarakat mampu yang seharusnya malu jika mengonsumsi BBM bersubsidi," kata Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov, yang dikutip Rabu (13/7/2022).

Baca Juga: Terungkap Alasan di Balik Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Melalui MyPertamina

Menurut dia, apabila tidak ada pembatasan pembelian BBM bersubsidi, potensi terlampauinya kuota sangat besar. Berdasarkan kalkulasinya, untuk solar hingga akhir tahun nanti ada potensi kelebihan dari kuota 14,91 juta kiloliter (KL) sekitar 15% menjadi 17,2 juta KL. Sementara pertalite berpotensi kelebihan sekitar 24% dari alokasi 23,05 juta KL menjadi 28 juta KL. "Ini siapa yang harus menanggung selisih harga dan potensi kerugian? Badan usaha yang harus menanggung?" cetusnya.

Sementara, konsekuensi yang harus ditanggung oleh pemerintah apabila konsumsi BBM subsidi melebihi kuota cukup berat. Kelebihan ini otomatis akan menambah pengeluaran pada APBN, karena barang penugasan tersebut harus diberikan kompensasi.

Abra pun menyarankan agar pemerintah segera mengambil keputusan, apakah akan menambah kuota atau tegas dengan upaya pembatasan. Saat ini, kata dia, 'bola' penyaluran subsidi ada di tangan pemerintah. Harus ada kepastian apa upaya dalam menjaga stabilitas harga energi dan inflasi.

"Apakah all out menambah kuota BBM subsidi atau memang balanss, tetap memberikan subsidi kompensasi dibarengi pengendalian BBM subsidi," ujarnya. Abra menambahkan, agar subsidi BBM tepat sasaran, harus ada reformasi skema subsidi menjadi bersifat tertutup sehingga sasarannya langsung kepada individu atau rumah tangga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil 1.400 cc Dilarang...
Mobil 1.400 cc Dilarang Isi BBM Pertalite per 1 Juni 2026 Tidak Benar, Begini Penjelasan Pertamina
Daftar SPBU di Jakarta...
Daftar SPBU di Jakarta dan Sekitarnya yang Tak Lagi Jual Pertalite, Cek Lokasinya
Harga BBM Subsidi Tak...
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Bahlil: Insyaallah Selama-lamanya
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Punya SAL Rp420 Triliun,...
Punya SAL Rp420 Triliun, Purbaya Pede Tahan Harga BBM Subsidi Tak Naik
Purbaya Pastikan Harga...
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir 2026
Pembelian Pertalite...
Pembelian Pertalite Dibatasi Rp50 Ribu di Palangka Raya, Pemkot Terbitkan Aturan Baru
65 SPBU Terlibat Penyalahgunaan...
65 SPBU Terlibat Penyalahgunaan BBM dan Elpiji Bersubsidi, Begini Modusnya
Tepis Analisis JK, Misbakhun...
Tepis Analisis JK, Misbakhun Tegaskan Harga BBM Subsidi Aman hingga Akhir 2026
Rekomendasi
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved