Panjang Garis Pantai Jadi Celah Wabah PMK Masuk ke Indonesia

Jum'at, 15 Juli 2022 - 16:27 WIB
loading...
Panjang Garis Pantai...
Panjang garis pantai Indonesia menciptakan celah masuknya wabah PMK. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Karantina Hewan (Barantan) Kementerian Pertanian ( Kementan ) memiliki tanggung jawab yang besar dalam masuknya wabah penyakit penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Sesuai tugasnya, Badan Karantina memiliki fungsi untuk mencegah masuk dan keluar serta tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan, serta pengawasan dan pengendalian terhadap keamanan hewan ternak.

Baca juga: PMK Makin Meluas, 50 Kerbau di Rohul Terjangkit

Namun demikian, Kepala Pusat Karantina Hewan, Barantan, Kementan, Wisnu Wasisa Putra, mengatakan Indonesia sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia banyak memiliki celah untuk penyelundupan hewan yang lolos dari pengecekan Kementan.

Kondisi itulah yang berpotensi besar hewan yang masuk ke Indonesia membawa penyakit menular pada hewan ternak lainnya. Padahal wabah PMK sudah sejak lama tak ada di Indonesia.

"Seperti diketahui Indonesia memiliki garis pantai yang terpanjang di dunia sehingga dengan kondisi ini menyebabkan adanya potensi pintu pemasukan ilegal atau tidak resmi," ujar Wisnu dalam video conference di kanal YouTube Kementan, Jumat (15/7/2022).



Melalui karantina hewan yang masuk dan keluar dari Indonesia akan diperiksa segala sesuatunya, seperti kesehatannya, pemeriksaan fisik, dokumen persyaratan atau surat kesehatan hewan (SKKH), surat hasil pemeriksaan hasil laboratorium dan dokumen lainnya.

Akan tetapi yang terjadi saat ini, wabah PMK berhasil masuk ke Indonesia, bahkan dalam kurun waktu kurang dari 2 bulan penularannya sudah menyebar di 21 Provinsi se-Indonesia.

Wabah PMK memang cukup cepat menular ke hewan ternak lain, bahkan penularannya hampir sama dengan Covid-19, bisa menyebar lewat udara hingga kontak fisik dari manusia ke hewan. Kemudahan itu menjadi salah satu penyebab wabah PMK sangat cepat menular, dan kasusnya meluas ke berbagai provinsi di Indonesia.

Meskipun diklaim tidak mengancam kesehatan masyarakat sebagai konsumen, namun dampak kerugian cukup dirasakan oleh petani. Untuk menekan penularan PMK lebih luas, Badan Karantina bersinergi dengan sejumlah pemangku kepentingan.

Baca juga: Anies: Pajak Harus Hadirkan Rasa Keadilan hingga Pemerataan Pembangunan

"Saat ini karantina pertanian dengan SDM sarana, prasarana, dan infrastruktur yang ada bekerja sama dengan aparat TNI Polri, pemerintah daerah, dan bea cukai. Kami terus berupaya dalam melakukan dan melindungi sumber daya alam hayati yang di miliki Indonesia," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik dan Bogantara...
KAI Logistik dan Bogantara Jajaki Usaha Pengiriman Hewan Ternak
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Hampir 100.000 Hektare...
Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana RehabilitasiĀ Disiapkan Rp148,53 M
Mentan Amran Geram,...
Mentan Amran Geram, 133,5 Ton Bawang Bombay Berpenyakit Diselundupkan ke RI
Perbedaan Hewan Dam...
Perbedaan Hewan Dam Haji dan Kurban, Simak Penjelasannya di Sini!
Rahasia Dandy & Ozi...
Rahasia Dandy & Ozi selama Karantina Idol Terbongkar, Sampai Selundupkan Barang Ini!
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Berita Terkini
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved