Turunkan Angka Kemiskinan, Pengamat: Gaji Harus Lebih Besar dari Kenaikan Inflasi

Senin, 18 Juli 2022 - 12:29 WIB
loading...
Turunkan Angka Kemiskinan,...
Ilustrasi. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyatakan perekonomian domestik yang membaik mendorong turunnya angka kemiskinan di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduk miskin di Indonesia pada Maret 2022 mencapai 26,16 juta orang turun 0,34 juta orang jika dibandingkan pada September 2021 dan turun 1,38 juta orang jika dibandingkan Maret 2021.

"Kondisi ini mengalami perbaikan, tetapi masih jauh dibandingkan sebelum pandemi," ujarnya dalam Market Review IDXChannel, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: Inflasi Melonjak, Bank Sentral G20 Kompak Jaga Stabilitas Harga

Menurut dia masih ada sejumlah hambatan menurunkan angka kemiskinan. Salah satu hambatan tersebut yakni, meningkatkan harga bahan baku dan biaya oprasional UMKM. Tak hanya itu, untuk menurunkan tingkat kemiskinan gaji juga harus lebih besar dari kenaikan inflasi.

Saat ini pekerja penerima upah hanya mengalami kenaikan 1% tidak sebanding dengan kenaikan inflasi. "Artinya orang-orang yang menerima upah minimun justru terjadi penurunan karena tidak sebanding dengan kenaikan inflasi," kata dia.

Dia mengungkapkan tidak seluruh masyarakat menikmati dampak pemulihan ekonomi. Pasalnya, masih banyak kelompok miskin dan rentan miskin terdampak kenaikan inflasi sedangkan penghasilan tidak ada ataupun lebih rendanh dari dampak inflasi. "Artinya, banyak kelompok miskin dan rentan miskin sulit untuk mendapatkan penghasilan seperti sebelum masa pandemi," kata dia.

Baca Juga: Mengelola Inflasi

Kepala BPS Margo Yuwono sebelumnya mengatakan tingkat kemiskinan terus mencatatkan penurunan hingga Maret 2022, dengan jumlah penduduk miskin menjadi 9,54 persen. Terjadi perbaikan meskipun belum mencapai kondisi sebelum pandemi Covid-19. "Pemulihan ekonomi yang terjadi pada kuartal I 2022 itu juga berpengaruh terhadap penurunan kemiskinan. Sejalan ekonomi membaik, kemiskinan berkurang," kata dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Di Luar Kendali, Inflasi...
Di Luar Kendali, Inflasi AS Menggila Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Imbas Kenaikan Harga BBM
Kondisi Kelas Menengah,...
Kondisi Kelas Menengah, Saat Gaji Satu Pintu Tak Lagi Cukup
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Inflasi Mei 2026 Naik...
Inflasi Mei 2026 Naik 0,28 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Rekomendasi
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved