Institut Teknologi dan Bisnis Kalla Dorong Mahasiswa Ciptakan Inovasi Produk
Selasa, 19 Juli 2022 - 19:47 WIB
loading...
Rektor Kalla Institut, Syamril memaparkan terkait program perkuliahan di Institut Teknologi dan Bisnis Kalla (ITBK). Foto: SINDOnews/Alfiandis
A
A
A
MAKASSAR - Institut Teknologi dan Bisnis Kalla (ITBK) menyelenggarakan COO Talks & Media Visit Kalla Institut di Nipah Office Building lantai 5, Kota Makassar, Selasa (19/7/2022).
Dalam kesempatan itu, Ketua Prodi Sistem Informasi Kalla Institute, Andi Jamiati Paramita menjelaskan, ITBK menyiapkan berbagai program untuk mahasiswa, agar bisa bekerja profesional dan merintis bisnis.
Baca juga:Tim Futsal Kalla Juara PLN Mobile Futsal Competition UP3 Makassar Selatan
Lewat program tersebut, mahasiswa didorong untuk menciptakan produk. Sampai saat ini, sudah ada beberapa produk yang dihasilkan, seperti cemilan ikan keriuk, frozen fish, makanan sehat bagi orang susah tidur, serta tempat sampah basah yang berfungsi mengurangi bau busuk.
“Produk yang dihasilkan mahasiswa itu setelah mencari permasalahan yang ada di masyarakat dan menemukan solusinya. Seperti Insomeal itu bisa jadi solusi bagi orang susah tidur, dan alhamdulillah di tahun ini ada produk yang dibuat mahasiswa dan sementara pengujian,” katanya.
Demi mendukung program bisnis mahasiswa, Kalla Institute bakal meluncurkan Inkubator Bisnis pada Agustus 2022. Adapun program-programnya ialah tenant in wall, coaching & mentoring dan workshop.
Baca juga:Kalla Learning Center Bakal Gelar Pelatihan Keterampilan dan Strategi Bisnis
Tak hanya itu, mahasiswa juga akan terus didampingi dengan berbagai praktek perkuliahan, sehingga ilmu perkuliahan dapat diterapkan dalam pengembangan inovasi yang diciptakan para mahasiswa.
Apalagi seluruh unit bisnis Kalla bisa berperan sebagai laboratorium mahasiswa, antara lain di bidang otomotif, transport, logistics, property, hospitality, energy hingga manufaktur.
"Kemudahan lainnya dalam perkuliahan ialah kehadiran dosen praktisi yang juga merupakan karyawan Kalla dari berbagai unit bisnis, bahkan pengajarnya hingga level direktur. Jadi, mahasiswa dapat lebih mudah paham karena dibimbing langsung oleh praktisi," jelasnya.
Demi mendukung hal itu, Rektor Kalla Institute , Syamril menambahkan, para lulusan nantinya juga akan dibekali dengan sertifikasi keahlian di bidang keilmuannya. Sehingga menjadi instrumen penunjang dalam dunia kerja.
Baca juga: Tim dari Universitas Indonesia Raih Juara Pertama Kalla Future Leaders 2022
“Bagaimana lulusan punya sertifikasi karena sekarang ini tidak hanya ijazah saja tetapi membutuhkan sertifikat penunjang,” tutupnya.
Sejauh ini, Kalla Institute memiliki 4 program studi, yaitu Kewirausahaan, Bisnis Digital, Sistem Informasi dan Manajemen Retail. Setiap prodi akan melahirkan berbagai profesi, mulai dari entrepreneur, konsultan bisnis, pendidik profesional, sales & marketing manager, supply chain & operasional manager, analis bisnis digital, data analyst, business intelligence hingga technopreneurs.
Dalam kesempatan itu, Ketua Prodi Sistem Informasi Kalla Institute, Andi Jamiati Paramita menjelaskan, ITBK menyiapkan berbagai program untuk mahasiswa, agar bisa bekerja profesional dan merintis bisnis.
Baca juga:Tim Futsal Kalla Juara PLN Mobile Futsal Competition UP3 Makassar Selatan
Lewat program tersebut, mahasiswa didorong untuk menciptakan produk. Sampai saat ini, sudah ada beberapa produk yang dihasilkan, seperti cemilan ikan keriuk, frozen fish, makanan sehat bagi orang susah tidur, serta tempat sampah basah yang berfungsi mengurangi bau busuk.
“Produk yang dihasilkan mahasiswa itu setelah mencari permasalahan yang ada di masyarakat dan menemukan solusinya. Seperti Insomeal itu bisa jadi solusi bagi orang susah tidur, dan alhamdulillah di tahun ini ada produk yang dibuat mahasiswa dan sementara pengujian,” katanya.
Demi mendukung program bisnis mahasiswa, Kalla Institute bakal meluncurkan Inkubator Bisnis pada Agustus 2022. Adapun program-programnya ialah tenant in wall, coaching & mentoring dan workshop.
Baca juga:Kalla Learning Center Bakal Gelar Pelatihan Keterampilan dan Strategi Bisnis
Tak hanya itu, mahasiswa juga akan terus didampingi dengan berbagai praktek perkuliahan, sehingga ilmu perkuliahan dapat diterapkan dalam pengembangan inovasi yang diciptakan para mahasiswa.
Apalagi seluruh unit bisnis Kalla bisa berperan sebagai laboratorium mahasiswa, antara lain di bidang otomotif, transport, logistics, property, hospitality, energy hingga manufaktur.
"Kemudahan lainnya dalam perkuliahan ialah kehadiran dosen praktisi yang juga merupakan karyawan Kalla dari berbagai unit bisnis, bahkan pengajarnya hingga level direktur. Jadi, mahasiswa dapat lebih mudah paham karena dibimbing langsung oleh praktisi," jelasnya.
Demi mendukung hal itu, Rektor Kalla Institute , Syamril menambahkan, para lulusan nantinya juga akan dibekali dengan sertifikasi keahlian di bidang keilmuannya. Sehingga menjadi instrumen penunjang dalam dunia kerja.
Baca juga: Tim dari Universitas Indonesia Raih Juara Pertama Kalla Future Leaders 2022
“Bagaimana lulusan punya sertifikasi karena sekarang ini tidak hanya ijazah saja tetapi membutuhkan sertifikat penunjang,” tutupnya.
Sejauh ini, Kalla Institute memiliki 4 program studi, yaitu Kewirausahaan, Bisnis Digital, Sistem Informasi dan Manajemen Retail. Setiap prodi akan melahirkan berbagai profesi, mulai dari entrepreneur, konsultan bisnis, pendidik profesional, sales & marketing manager, supply chain & operasional manager, analis bisnis digital, data analyst, business intelligence hingga technopreneurs.
(luq)
Lihat Juga :