Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun

Rabu, 20 Juli 2022 - 08:10 WIB
loading...
Gokil! 10 Perusahaan...
BEI mengumumkan 10 emiten yang terkena suspensi lebih dari setahun berturut-turut. Foto/AstraBonardo
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia ( BEI ) mengumumkan 10 emiten yang terkena penghentian sementara perdagangan efek atau suspensi lebih dari setahun berturut-turut sejak 19 Juli 2021. Bahkan belum ada tanda-tanda perdagangan saham 10 emiten tersebut akan dinormalisasi.

Baca juga: BEI: Galeri Investasi MNC Sekuritas Bisa Membantu Edukasi Pasar Modal Bagi Generasi Muda

BEI justru memutuskan memperpanjang suspensi terhadap 10 anggota bursa tersebut. Hal itu disampaikan BEI melalui pengumuman bernomor No. Peng-SPT-00006/BEI.PP1/07-2022, No. Peng-SPT-00013/BEI.PP2/07-2022, dan No. Peng-SPT-00008/BEI.PP3/07-2022 tentang Penghentian Sementara Perdagangan Efek.

"Dapat kami sampaikan bahwa sampai dengan tanggal 18 Juli 2022 terdapat 10 perusahaan tercatat yang telah dikenakan notasi khusus selama lebih dari 1 (satu) tahun berturut-turut sejak tanggal 19 Juli 2021," tulis surat yang ditandatangani oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Vera Florida, dan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Goklas Tambunan, dikutip Rabu (20/7/2022).

Perpanjangan suspensi perdagangan efek terhadap 10 emiten itu, didasarkan pada dua pertimbangan, yakni:
1. Pengumuman Bursa No. Peng-00203/BEI.POP/07-2021 tanggal 16 Juli 2021 perihal Daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus; dan
2. Ketentuan II. 4 Peraturan Bursa No. II-S tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus, diatur bahwa Bursa dapat melakukan Suspensi Efek atas Efek Bersifat Ekuitas yang telah ditetapkan sebagai Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus selama lebih dari 1 (satu) tahun berturut-turut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Mengapa Penalti Spanyol...
Mengapa Penalti Spanyol Tetap Sah Meski Lamine Yamal Diduga Handball?
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved