Bank Jago Tembus 3 Juta Nasabah, Naik Lebih dari 100%
Kamis, 21 Juli 2022 - 11:47 WIB
loading...
Bank Jago menutup kuartal II 2022 dengan kinerja yang positif. FOTO/Ilustrasi/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Bank berbasis teknologi yang tertanam dalam ekosistem, PT Bank Jago Tbk , menutup kuartal II 2022 dengan kinerja yang positif dan solid. Pertumbuhan positif dan solid terjadi pada sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, dan jumlah nasabah pengguna digital banking.
"Kami memaknai pertumbuhan ini sebagai apresiasi terhadap upaya kami dalam menghadirkan aplikasi perbankan yang menjawab kebutuhan nasabah," ujar Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/7/2022).
Baca Juga: Melonjak 491%, Bank Jago Salurkan Kredit Rp5,37 Triliun di 2021
Nasabah funding mencapai lebih dari 3 juta pada akhir Juni 2022. Jumlah nasabah tersebut tumbuh lebih dari 100% dalam 6 bulan atau tercatat 1,4 juta nasabah pada akhir 2021. Meningkatnya jumlah nasabah mendorong dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 253% menjadi Rp6,1 triliun secara year on year (yoy).
Secara year to date, DPK tumbuh 65,9% dibandingkan akhir 2021 yang tercatat Rp3,68 triliun. Lebih rinci current account savings account (CASA) meningkat 643% secara yoy menjadi Rp3,87 triliun, sedangkan deposito tumbuh 85% menjadi Rp2,23 triliun. Hal ini membuat struktur biaya dana semakin membaik yang tercermin pada rasio CASA terhadap total DPK mencapai 63%.
"Kami memaknai pertumbuhan ini sebagai apresiasi terhadap upaya kami dalam menghadirkan aplikasi perbankan yang menjawab kebutuhan nasabah," ujar Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/7/2022).
Baca Juga: Melonjak 491%, Bank Jago Salurkan Kredit Rp5,37 Triliun di 2021
Nasabah funding mencapai lebih dari 3 juta pada akhir Juni 2022. Jumlah nasabah tersebut tumbuh lebih dari 100% dalam 6 bulan atau tercatat 1,4 juta nasabah pada akhir 2021. Meningkatnya jumlah nasabah mendorong dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 253% menjadi Rp6,1 triliun secara year on year (yoy).
Secara year to date, DPK tumbuh 65,9% dibandingkan akhir 2021 yang tercatat Rp3,68 triliun. Lebih rinci current account savings account (CASA) meningkat 643% secara yoy menjadi Rp3,87 triliun, sedangkan deposito tumbuh 85% menjadi Rp2,23 triliun. Hal ini membuat struktur biaya dana semakin membaik yang tercermin pada rasio CASA terhadap total DPK mencapai 63%.
Lihat Juga :