Dikelola Dua Perusahaan yang Tidak Terafiliasi, Pahami Perbedaan Baba Rafi

Kamis, 21 Juli 2022 - 12:42 WIB
loading...
Dikelola Dua Perusahaan...
Kebab Turki Baba Rafi tidak lagi dikelola oleh satu perusahaan saja. Sejak tahun 2017, pionir waralaba kebab di dunia ini dimiliki oleh dua entitas yang tidak saling terkait satu sama lain. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kebab Turki Baba Rafi tidak lagi dikelola oleh satu perusahaan saja. Sejak tahun 2017, pionir waralaba kebab di dunia ini dimiliki oleh dua entitas yang tidak saling terkait satu sama lain, tidak terafiliasi dan tidak ada kolaborasi bisnis sama sekali.

Dua entitas atau perusahaan pengelola Baba Rafi itu adalah PT Sari Kreasi Boga Tbk (SKB Food) yang didirikan oleh seorang entrepreneur perempuan yaitu Nilamsari dan PT Babarafi Internasional (Babarafi Enterprise) yang dibentuk oleh Hendy Setiono.

Baca Juga: Bisnis Waralaba Makin Digandrungi, Mendag: Tren Terus Meningkat

SKB Food yang saat ini sedang dalam proses go public dengan melakukan penawaran perdana saham kepada publik (Initial Public Offering/IPO) dipimpin oleh Direktur Utama, Eko Pujianto. Adapun founder Baba Rafi sejak tahun 2003 yaitu Nilamsari menempati posisi sebagai Direktur Pengembangan Bisnis.

”Saya baru berusia 19 tahun ketika Baba Rafi mulai berdiri. Saya adalah founder dan Hendy juga founder. Tidak ada yang co-founder karena setelah itu juga diperjuangkan bersama,” ucap Nilamsari dalam keterangan resminya.

Terbentuknya dua entitas tersebut merupakan konsekuensi atas perceraian pernikahan antara Nilamsari dengan Hendy pada tahun 2017. Sejalan dengan itu, sesuai Putusan Pengadilan dan disepakati bersama, PT Babarafi Indonesia yang sudah berdiri sebelumnya dengan porsi kepemilikan saham 50:50 harus dibubarkan.

Baca Juga: Kebab Baba Rafi Segera Melantai di Bursa, Intip Harga Sahamnya

Meski begitu, sebagai sebuah brand, Baba Rafi masih boleh dijalankan untuk kepentingan bisnis dengan kepemilikan bersama. Pembagiannya adalah sebagai berikut:

1. Hendy Setiono bersama perusahaannya di Surabaya mengelola merek Kebab Turki Babarafi dan Container Kebab by Babarafi wilayah timur.

2. Nilamsari dengan nama perseroan PT Sari Kreasi Boga atau SKB FOOD mengelola Kebab Turki Babarafi dan Container Kebab by Babarafi wilayah barat, meliputi Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan dan Jakarta sekitarnya (Jabodetabek)

Pembagian area pengelolaan Baba Rafi itu juga tertuang dalam putusan Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan No. 1773/Pd. G/2017/PA mengenai pembagian wilayah operasional.

Nilamsari mengatakan, ketika SKB Food berdiri pada 2017, bisa saja tidak melibatkan brand Baba Rafi. Meski begitu, pada akhirnya diputuskan untuk tetap merawat dan terus membesarkan usaha waralaba tersebut mengingat dampak positif yang besar terhadap UMKM Indonesia supaya semakin berkembang, khususnya bidang kuliner, selain tentu saja pertimbangan emosional karena Nilamsari berjuang sejak awal Baba Rafi berdiri.

”Sejarah harus ditulis kembali. Market dibangun lagi. Babat alas lagi. Tidak apa-apa. Sekarang eranya kolaborasi dan saya tidak mungkin berjuang sendiri. Kami di SKB Food memiliki manajemen yang solid dan siap meneruskan dengan lebih baik lagi, berupaya memberikan lebih banyak manfaat kepada para pemegang saham, pemangku kepentingan, dan secara umum kepada bangsa dan negara," bebernya.

Direktur Utama SKB Food, Eko Pujianto menambahkan, meskipun masih membawa brand Baba Rafi dan terdapat nuansa UMKM, sejak awal berdiri Perseroan diarahkan untuk melakukan pembenahan internal dalam rangka penguatan fundamental dan tata kelola yang lebih baik serta prudent.

”Langkah ini kami lakukan supaya mindset perusahaan menjadi lebih baik sebagai sebuah korporasi sehingga langkah ekspansi dan strategis lainnya menjadi lebih terukur,” ujarnya.

Hasilnya terasa ketika pandemi tiba. Meskipun dampak pelemahan akibat krisis tetap ada namun SKB Food mampu bertahan setelah pada 2020 beradaptasi kemudian mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih lebih dari 100% pada tahun 2021.

Lalu apa saja perbedaan antara Baba Rafi di bawah naungan SKB Food dengan Babarafi Internasional?
1. Kemasan Produk
- Packaging Babarafi SKB Food dominan warna kuning, biru, dan pink
- Packaging Babarafi dikelola Hendy dominan warna hitam dan orange
2. Varian Produk
- Baba Rafi SKB Food selain menu standar juga memiliki varian produk seperti kebab full beef chesse, kebab mozzarella, kebab Samyang, kebab indomie.
- Baba Rafi dikelola Hendy selain menu standar memiliki varian produk seperti kebab kolaborasi dengan Sara Fajira dan Stanley Hao.
3. Konsep Outlet
- Baba Rafi SKB Food selain memiliki konsep gerobakan, booth, dan container, juga memiliki konsep kebab kitchen by Baba Rafi, Baba Rafi Café, Food Truck, dan Mini Booth.
- Baba Rafi dikelola Hendy memilik konsep gerobakan, booth, dan container.
4. Diversifikasi dan Inovasi
- SKB Food mengembangkan food supply dengan memperbanyak stokis/distributor dan support market food service maupun pabrikasi. Terdapat juga NS Konsulting dan Babaramen.
- Hendy menawarkan bisnis tambak udang Vaname dan lainnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan...
Kebab Endul Tumbuh Berkelanjutan lewat Penerapan Zero Waste dan Dukungan LinkUMKM BRI
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Kebab Turki Baba Rafi...
Kebab Turki Baba Rafi Raih Top Penjualan Nomor 1 di Jawa Timur
Kebab Turki Baba Rafi...
Kebab Turki Baba Rafi Raih Penghargaan Triple Platinum Top Franchise 2025
Menguak Rahasia Usia...
Menguak Rahasia Usia Panjang Brand Franchise di Era Modern
Kebab Turki Baba Rafi...
Kebab Turki Baba Rafi Kantongi Sertifikat Halal MUI
Ikut PIFF 2025, Baba...
Ikut PIFF 2025, Baba Rafi Perluas Jaringan Franchise di Malaysia
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Bos Kebab Turki Baba...
Bos Kebab Turki Baba Rafi Dukung Peluncuran Dashboard Gastrodiplomasi
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved