Aset Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Disita Putin, Ini Daftarnya

Jum'at, 22 Juli 2022 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Di antara perusahaan yang dipantau, The Moral Rating Agency mengidentifikasi, ada General Electric Co. GE, + 4,81%, PepsiCo Inc PEP, + 1,07% dan Boeing Co. BA, + 5,69% dimana asetnya berisiko diambil alih.

Produsen perawatan kesehatan, General Electric di Rusia bisa menjadi target selanjutnya Kremlin, seperti disampaikan Badan itu. Sebagai tanggapan, GE memberikan sinyal tetap berkontribusi meski telah keluar dari Rusia sejak bulan Maret.

"Kami menangguhkan operasi kami di Rusia, dengan pengecualian menyediakan peralatan medis penting dan mendukung layanan listrik yang ada kepada orang-orang di kawasan itu," katanya, pada saat itu.

"Kami terus bekerja sama dengan pihak berwenang yang tepat untuk memastikan kepatuhan terhadap sanksi serta semua undang-undang dan peraturan," bebernya.

Baca Juga: Putin Balas Dendam, Sita Aset Perusahaan Barat yang Eksodus dari Rusia

Moral Rating Agency juga menyoroti fasilitas makanan ringan milik PepsiCo di Novosibirsk dan pabrik susu di Moskow sebagai aset berisiko.

Pada bulan Maret, PepsiCo menangguhkan produksi dan penjualan Pepsi Cola dan merek minuman global lainnya, termasuk 7-Up dan Mirinda, di Rusia. Raksasa makanan dan minuman itu juga menangguhkan investasi modal dan semua kegiatan periklanan dan promosi di Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Rekomendasi
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Berita Terkini
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved