Putin Balas Dendam, Sita Aset Perusahaan Barat yang Eksodus dari Rusia

Jum'at, 11 Maret 2022 - 13:45 WIB
loading...
Putin Balas Dendam,...
Presiden Rusia Vladimir Putin saat berbicara di depan anggota Delovaya Rossiya di Kremlin, Moskow, Rusia, 3 Februari 2022. Sputnik/Aleksey Nikolskyi/Kremlin via REUTERS
A A A
JAKARTA - Serangkaian sanksi barat telah mendorong perusahaan asing eksodus dari Rusia. Semakin banyak daftar perusahaan meninggalkan negara itu setelah invasi ke Ukraina. Raksasa teknologi sepertiAppledanSamsungtelah menarik produk mereka dari negara tersebut, sementara jaringan makanan cepat saji termasukMcDonaldsdanStarbucksjuga telah bergabung bersama Ikeauntuk menutup semua lokasi, toko, dan pabrik mereka di negara tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin tampaknya tak terima dan melakukan perlawanan. Berbicara dengan pejabat pemerintah secara virtual Kamis kemarin, Putin mengatakan akan mencari solusi hukum yang memungkinkan menyita aset perusahaan barat yang kabur dari Rusia.

Aset-aset tersebut akan digunakan untuk kepentingan bisnis Rusia. Langkah tersebut diyakini akan melindungi industri di dalam negeri. "Kami tidak akan membiarkan kerusakan apa pun terhadap industri lokal Rusia," tegas Putin.

Baca Juga: Menegangkan, Tiga Senjata Putin Balas Gempuran AS dan Eropa

Sementara itu, Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengatakan undang-undang telah dirancang untuk mengambil kendali kepemilikan asing di atas 25 persen. Berdasarkan laporan Bloomberg, Kementerian Keuangan Rusia berencana melelang aset yang disita daripada menasionalisasi di bawah negara.

Meski barat masih memiliki aset dan lokasi fisik di Rusia, tapi tidak satupun dari mereka melakukan aktivitas produksi sabagai upaya meminimalkan potensi kerugian bisnis. Apple, misalnya, tidak memproduksi produk apa pun di Rusia sebelum invasi, dan perusahaan telah mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan semua penjualan dan pengiriman barangnya ke Rusia. Jadi apabila Rusia ingin merebut kembali Apple Store, itu akan kosong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Rekomendasi
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Berita Terkini
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved