Penggunaan Internet Kian Massif, MNC Group Optimalkan Bisnis Berbasis Digital
Rabu, 27 Juli 2022 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: RI Dikepung Gejolak Ekonomi Global, Hary Tanoesoedibjo: Pemerintah Cepat Tanggap
Dia menilai, jika tidak segera beradaptasi dengan iklim yang serba digitalisasi saat ini, maka perlu disiapkan agar pergeseran viewing habit dari nonton televisi biasa lalu ke streaming bisa teratasi.
"Kalau kita tidak menyiapkan ini, begitu ada pergeseran viewing habit dari nonton TV biasa ke streaming, nanti larinya ke tempat lain, kita siapkan ini. Dan ternyata it works, itu berhasil. Tapi bukan itu saja, kita buat ini sebagai super apps," tuturnya.
"Kami punya 11 juta pelanggan pay TV pakai satelit, sebagian ada broadband-nya juga. Tapi karena Covid-19 dan karena anak-anak muda ini dan viewing habit-nya mulai berubah, kami siapkan Vision+ supaya bisa menampung dari yang tadi nonton melalui TV biasa mereka jadi berlangganan," imbuh Hary Tanoesoedibjo.
Dia menilai, jika tidak segera beradaptasi dengan iklim yang serba digitalisasi saat ini, maka perlu disiapkan agar pergeseran viewing habit dari nonton televisi biasa lalu ke streaming bisa teratasi.
"Kalau kita tidak menyiapkan ini, begitu ada pergeseran viewing habit dari nonton TV biasa ke streaming, nanti larinya ke tempat lain, kita siapkan ini. Dan ternyata it works, itu berhasil. Tapi bukan itu saja, kita buat ini sebagai super apps," tuturnya.
"Kami punya 11 juta pelanggan pay TV pakai satelit, sebagian ada broadband-nya juga. Tapi karena Covid-19 dan karena anak-anak muda ini dan viewing habit-nya mulai berubah, kami siapkan Vision+ supaya bisa menampung dari yang tadi nonton melalui TV biasa mereka jadi berlangganan," imbuh Hary Tanoesoedibjo.
(ind)
Lihat Juga :