Bappenas-UNDP Apresiasi Peresmian SDG’s Center Sekolah Kedinasan Pertama di Indonesia
Sabtu, 30 Juli 2022 - 23:13 WIB
loading...
A
A
A
Program ini dideklarasikan pada 25 September 2015, bertepatan dengan berlangsungnya United Nations General Assembly (UNGA) di kantor PBB di New York, Amerika Serikat.
TPB/SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. SDGs/TPB diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif untuk meyakinkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang terlewatkan atau “No-one Left Behind”.
Direktur Politeknik Pelayaran Banten Heru Widada mengatakan, sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi maritim yang unggul dan berstandar Internasional, Politeknik Pelayaran Banten (P2B) berkomitmen mendukung TPB/SDGs 2030 di Indonesia, sekaligus menjadi katalisator bagi perguruan tinggi kedinasan lain untuk turut menyukseskan TPB/SDGs di Indonesia.
SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten telah diakui eksistensinya oleh SDGs Nasional Kementerian PPN/Bappenas dengan telah bergabungnya dalam Daftar 30 SDGs Center/Network/Hub di Perguruan Tinggi Terkemuka di Seluruh Indonesia dan menjadi pelopor pertama Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian yang memiliki SDGs Center di Institusi Pendidikannya.
“SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten siap berkontribusi secara aktif dan berkomitmen untuk mendukung pencapaian TPB/SDGs di Indonesia khususnya dalam bidang maritim,” ujarnya.
baca juga: Dukung SDGs, Western Sydney University Kampus Terbaik Dunia Versi THE Impact Rankings
Menurut Heru, keunggulan Program SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten ini didukung dengan implementasi program Mata Kuliah Wajib (mandatory) tentang kepedulian lingkungan dan pencegahan pencemaran laut yang berisi peraturan International Convention For the Preventions of Pollution from Ships (Marpol).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Djoko Sasono mengapresiasi peresmian SDGs Center pertama Indonesia pada sekolah kedinasan di Politeknik Pelayaran Banten yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas SDM di bidang transportasi secara berkelanjutan.
TPB/SDGs berisi 17 Tujuan dan 169 Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. SDGs/TPB diberlakukan dengan prinsip-prinsip universal, integrasi dan inklusif untuk meyakinkan bahwa tidak akan ada seorang pun yang terlewatkan atau “No-one Left Behind”.
Direktur Politeknik Pelayaran Banten Heru Widada mengatakan, sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi maritim yang unggul dan berstandar Internasional, Politeknik Pelayaran Banten (P2B) berkomitmen mendukung TPB/SDGs 2030 di Indonesia, sekaligus menjadi katalisator bagi perguruan tinggi kedinasan lain untuk turut menyukseskan TPB/SDGs di Indonesia.
SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten telah diakui eksistensinya oleh SDGs Nasional Kementerian PPN/Bappenas dengan telah bergabungnya dalam Daftar 30 SDGs Center/Network/Hub di Perguruan Tinggi Terkemuka di Seluruh Indonesia dan menjadi pelopor pertama Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian yang memiliki SDGs Center di Institusi Pendidikannya.
“SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten siap berkontribusi secara aktif dan berkomitmen untuk mendukung pencapaian TPB/SDGs di Indonesia khususnya dalam bidang maritim,” ujarnya.
baca juga: Dukung SDGs, Western Sydney University Kampus Terbaik Dunia Versi THE Impact Rankings
Menurut Heru, keunggulan Program SDGs Center Politeknik Pelayaran Banten ini didukung dengan implementasi program Mata Kuliah Wajib (mandatory) tentang kepedulian lingkungan dan pencegahan pencemaran laut yang berisi peraturan International Convention For the Preventions of Pollution from Ships (Marpol).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Djoko Sasono mengapresiasi peresmian SDGs Center pertama Indonesia pada sekolah kedinasan di Politeknik Pelayaran Banten yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas SDM di bidang transportasi secara berkelanjutan.
Lihat Juga :