Inflasi Melonjak, 115 Juta Kelas Menengah Rentan Jadi Miskin
Rabu, 03 Agustus 2022 - 13:13 WIB
loading...
Ekonom menyebutkan, bahwa peningkatan inflasi berpotensi membuat angka kemiskinan meningkat. Khususnya kelas menengah rentan yang sebelumnya tidak masuk kategori bisa menjadi orang miskin baru. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ekonom sekaligus Direktur CELIOS Bhima Yudhistira menyebutkan, bahwa peningkatan inflasi berpotensi membuat angka kemiskinan meningkat. Pasalnya kelas menengah rentan yang sebelumnya tidak masuk kategori bisa menjadi orang miskin baru.
"Indonesia sendiri punya 115 juta kelas menengah rentan. Komponen garis kemiskinan sendiri 75% lebih berasal dari bahan makanan, maka sensitivitas terhadap lonjakan kemiskinan akibat inflasi volatile food cukup dirasakan," ujar Bhima kepada MNC Portal di Jakarta, Rabu (3/8/2022).
Baca Juga: Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 26,16 Juta Orang di Maret 2022
Menurutnya yang harus diantisipasi, yakni tambahan lonjakan inflasi pangan karena harga pupuk non subsidi masih tinggi. "Masih ada 30 negara lebih melakukan proteksi ekspor pangan, dan ditambah berlanjutnya konflik di Ukraina," ungkap Bhima.
Lantaran hal itu terang dia, pemerintah perlu persiapkan jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan pangan dan tunai. "Sekarang yang disasar program bukan hanya orang miskin, tapi juga kelompok rentan, termasuk pekerja yang upahnya tergerus inflasi," pungkas Bhima.
"Indonesia sendiri punya 115 juta kelas menengah rentan. Komponen garis kemiskinan sendiri 75% lebih berasal dari bahan makanan, maka sensitivitas terhadap lonjakan kemiskinan akibat inflasi volatile food cukup dirasakan," ujar Bhima kepada MNC Portal di Jakarta, Rabu (3/8/2022).
Baca Juga: Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Capai 26,16 Juta Orang di Maret 2022
Menurutnya yang harus diantisipasi, yakni tambahan lonjakan inflasi pangan karena harga pupuk non subsidi masih tinggi. "Masih ada 30 negara lebih melakukan proteksi ekspor pangan, dan ditambah berlanjutnya konflik di Ukraina," ungkap Bhima.
Lantaran hal itu terang dia, pemerintah perlu persiapkan jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan pangan dan tunai. "Sekarang yang disasar program bukan hanya orang miskin, tapi juga kelompok rentan, termasuk pekerja yang upahnya tergerus inflasi," pungkas Bhima.
Lihat Juga :