Indonesia Punya Utang Rp7.000 Triliun, Luhut: Paling Kecil di Dunia
Senin, 08 Agustus 2022 - 20:55 WIB
loading...
Menko Luhut B. Pandjaitan mengatakan utang Indonesia masih paling kecil dibanding negara maju. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengklaim jumlah utang pemerintah yang mencapai Rp7.000 triliun merupakan yang paling kecil di dunia dibandingkan negara-negara lain. Menurutnya, utang pemerintah hanya 40% dari produk domestik bruto (PDB), sedangkan negara-negara maju lainnya hingga 100% dari PDB.
Baca juga: Luhut Sebut Tesla Teken Kontrak Beli Nikel Rp74,5 Triliun dari Indonesia
"Pemerintah Indonesia hanya punya utang Rp7.000 triliun dan paling kecil di dunia," kata Luhut saat Ground Breaking pembangunan Jalan Tol Seksi 3 Cileles-Panimbang di Pandeglang, Banten, Senin (8/8/2022).
Dirinya mengatakan utang pemerintah Indonesia sebesar Rp7.000 triliun merupakan utang produktif. Utang tersebut digunakan untuk pembangunan jalan tol dan tentu utangnya akan dikembalikan kepada orang yang memberikan pinjaman.
Pembangunan yang dilakukan pemerintah tentu dihitung dengan betul dan benar, termasuk menghitung return on investment-nya. Oleh karena itu, jangan sampai proyek tersebut ditipu oleh informasi-informasi yang salah.
"Jadi Bapak Ibu sekalian teman-teman di pemda, di daerah, jangan bicara yang aneh-aneh, jangan dengarkan bicara-bicara yang tidak jelas. Pemerintah tahu apa yang kita lakukan," katanya.
Di sisi lain, Luhut mengatakan bahwa Tol Serang-Panimbang Seksi 3 (Cileles-Panimbang) merupakan lembaran baru Banten untuk pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata.
Baca juga: Luhut Sebut Tesla Teken Kontrak Beli Nikel Rp74,5 Triliun dari Indonesia
"Pemerintah Indonesia hanya punya utang Rp7.000 triliun dan paling kecil di dunia," kata Luhut saat Ground Breaking pembangunan Jalan Tol Seksi 3 Cileles-Panimbang di Pandeglang, Banten, Senin (8/8/2022).
Dirinya mengatakan utang pemerintah Indonesia sebesar Rp7.000 triliun merupakan utang produktif. Utang tersebut digunakan untuk pembangunan jalan tol dan tentu utangnya akan dikembalikan kepada orang yang memberikan pinjaman.
Pembangunan yang dilakukan pemerintah tentu dihitung dengan betul dan benar, termasuk menghitung return on investment-nya. Oleh karena itu, jangan sampai proyek tersebut ditipu oleh informasi-informasi yang salah.
"Jadi Bapak Ibu sekalian teman-teman di pemda, di daerah, jangan bicara yang aneh-aneh, jangan dengarkan bicara-bicara yang tidak jelas. Pemerintah tahu apa yang kita lakukan," katanya.
Di sisi lain, Luhut mengatakan bahwa Tol Serang-Panimbang Seksi 3 (Cileles-Panimbang) merupakan lembaran baru Banten untuk pertumbuhan ekonomi sektor pariwisata.
Lihat Juga :