Kawal Misi SDGs Indonesia 2030, Surveyor Indonesia Hadirkan Layanan Jasa SURE
Rabu, 10 Agustus 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
baca juga: 3 BUMN yang Kerja Sama dengan China, Nomor 3 Peroleh USD 15 miliar
Tak hanya itu, perseroan juga menyelenggarakan program rating and awarding melalui Integrated-Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) untuk Pemerintah Kota, Korporasi, Kawasan Industri dan Komoditas Berkelanjutan.
"I-SIM ini terdiri atas I-SIM for Cities yaitu skema rating dan awarding pencapaian SDGs di tingkat Pemerintah Kota, I-SIM for Corporations adalah skema rating dan awarding ESG dan SDGs, untuk pelaku bisnis dalam mencapai pertumbuhan berkelanjutan, akses pembiayaan berkelanjutan & daya saing menghadapi perubahan iklim," ujarnya.
Kemudian, I-SIM for Industrial Parks yaitu skema rating dan awarding ESG dan SDGs, untuk mendorong industri hijau dan sesuai aspek pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan lingkup pengawasan dan pengendalian industri. Serta, I-SIM for Commodities yaitu rating dan ketertelusuran (traceability) untuk komoditas berkelanjutan berbasis ESG & SDGs.
Menurut dia, metodologi I-SIM telah dikembangkan melalui kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Seknas SDGs Bappenas, Kementerian Luar Negeri, Biro Pusat Statistik, Global Reporting Initiatives (GRI), SDGs Academy, Nasdaq dan lain-lain.
"Timeline I-SIM meliputi kegiatan data entry dan assessment melalui digital platform, verification on-site atau on-desk, scoring dan rating, serta awarding untuk memberikan penghargaan atas kolaborasi multi-stakeholders dalam pencapaian SDGs dan ESG," bebernya.
baca juga: Menko Airlangga Beberkan Terobosan dalam Strategi Pendanaan dan Pembiayaan SDGs di Davos
Tak hanya itu, perseroan juga menyelenggarakan program rating and awarding melalui Integrated-Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) untuk Pemerintah Kota, Korporasi, Kawasan Industri dan Komoditas Berkelanjutan.
"I-SIM ini terdiri atas I-SIM for Cities yaitu skema rating dan awarding pencapaian SDGs di tingkat Pemerintah Kota, I-SIM for Corporations adalah skema rating dan awarding ESG dan SDGs, untuk pelaku bisnis dalam mencapai pertumbuhan berkelanjutan, akses pembiayaan berkelanjutan & daya saing menghadapi perubahan iklim," ujarnya.
Kemudian, I-SIM for Industrial Parks yaitu skema rating dan awarding ESG dan SDGs, untuk mendorong industri hijau dan sesuai aspek pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan lingkup pengawasan dan pengendalian industri. Serta, I-SIM for Commodities yaitu rating dan ketertelusuran (traceability) untuk komoditas berkelanjutan berbasis ESG & SDGs.
Menurut dia, metodologi I-SIM telah dikembangkan melalui kolaborasi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Di antaranya, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Seknas SDGs Bappenas, Kementerian Luar Negeri, Biro Pusat Statistik, Global Reporting Initiatives (GRI), SDGs Academy, Nasdaq dan lain-lain.
"Timeline I-SIM meliputi kegiatan data entry dan assessment melalui digital platform, verification on-site atau on-desk, scoring dan rating, serta awarding untuk memberikan penghargaan atas kolaborasi multi-stakeholders dalam pencapaian SDGs dan ESG," bebernya.
baca juga: Menko Airlangga Beberkan Terobosan dalam Strategi Pendanaan dan Pembiayaan SDGs di Davos
Lihat Juga :