BUMN di Jajaran Teratas 100 Perusahaan Terbesar RI, Ini Respons Erick Thohir
Kamis, 11 Agustus 2022 - 12:51 WIB
loading...
A
A
A
Erick menilai posisi yang diraih BUMN itu suatu pencapaian luar biasa dan bukti nyata dari keberhasilan transformasi BUMN. Hal ini tampak dari 20 dari 100 perusahaan terbesar yang dirilis Fortune berasal merupakan BUMN.
Selain nama-nama di atas, ada PT Pupuk Indonesia (Persero) di peringkat 13, Bank BNI peringkat 14, PT Semen Indonesia (Persero) peringkat 26, dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) peringkat 27.
Sementara PT Krakatau Steel Tbk, berada di urutan 30, PT Bank Tabungan Negara Tbk di urutan 32, PT KAI (Persero) 46, PT Wijaya Karya (Persero) 47, PT PP 50, PT Jasa Marga (Persero) 60, PT Kimia Farma 72, PT Waskita Karya Tbk 78, dan PT Adhi Karya (Persero) 83.
Laporan Fortune ini sesungguhnya memberikan gambaran positif bagi perekonomian Indonesia. Pasalnya, kata Erick, sebanyak 80 perusahaan dalam 100 teratas berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada 2021. Padahal pada daftar yang sama tahun 2020, hanya 30 perusahaan yang berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan.
"Yang menarik, Fortune menilai pembentukan sejumlah holding BUMN memiliki dampak besar dalam peningkatan pertumbuhan pendapatan bagi BUMN," kata Erick.
Selain nama-nama di atas, ada PT Pupuk Indonesia (Persero) di peringkat 13, Bank BNI peringkat 14, PT Semen Indonesia (Persero) peringkat 26, dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) peringkat 27.
Sementara PT Krakatau Steel Tbk, berada di urutan 30, PT Bank Tabungan Negara Tbk di urutan 32, PT KAI (Persero) 46, PT Wijaya Karya (Persero) 47, PT PP 50, PT Jasa Marga (Persero) 60, PT Kimia Farma 72, PT Waskita Karya Tbk 78, dan PT Adhi Karya (Persero) 83.
Laporan Fortune ini sesungguhnya memberikan gambaran positif bagi perekonomian Indonesia. Pasalnya, kata Erick, sebanyak 80 perusahaan dalam 100 teratas berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada 2021. Padahal pada daftar yang sama tahun 2020, hanya 30 perusahaan yang berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan.
"Yang menarik, Fortune menilai pembentukan sejumlah holding BUMN memiliki dampak besar dalam peningkatan pertumbuhan pendapatan bagi BUMN," kata Erick.
Lihat Juga :